Jokowi Diminta Hajar Balik Aktor Politik Yang Tunggangi Demo Ahok

0
386

Presiden Jokowi Widodo mengatakan pernyataan yang mengejutkan soal adanya aktor dibalik demonstrasi 4 November yang berujung ricuh. Desakan agar Jokowi membuka dalang yabg menunggangi aksi tersebut pun mulai bermunculan.

Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti berpendapat bahwa aktor yang dimaksud Jokowi bukan dalam konteks praktik kriminal melainkan menyasar ke ranah politik, Ray mengatakan Jokowi tidak perlu menempuh jalur hukum tetapi memukul balik dengan strategi politik.

“Aktor politik yang disebutkan Jokowi. Tapi pemahaman saya bukan dalam kerangka aktor dalam konteks kriminal, tapi aktor dalam konteks politik. Oleh karena itu, bagi saya memang tidak perlu ada reaksi dalam kerangka hukum yang dilakukan Jokowi,” kata Ray di Kedai Kopi Deli, Menteng, Jakarta.

Sebelumnya, ramai isu Ketum Partai Demokrat yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah dalang di balik aksi akbar itu. Meski tudingan dibantah SBY, menurutnya, Jokowi secara ekplisit berupaya menyerang balik SBY dengan membangkitkan lagi kasus-kasus masa lalu yang makrak di era SBY.

“Cuma kalau kita lihat kemarin itu, sudah mulai ada TPF Munir, ada upaya pembangkitan kasus bank Century kira-kira itu semuanya di era SBY. Bayangan saya itu yang disebut sebagai langkah-langkah politik yang juga mungkin diasumsikan sebagai aktor politik oleh Jokowi,” katanya.

Setelah menggelar rapat terbatas degan Menko Polhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Badan Intilijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Presiden Jokowi Widodo akhirnya angkat bicara terkait aksi unjuk rasa besar-besaran yang berujung bentrokan. Presiden Jokowi menyesalkan bentrokan antara polisi dan massa pendemo di depan Istana Merdeka.

“Kita menyesalkan kejadian setelah Isya, seharusnya sudah bubar tapi menjadi rusuh,” ujar Presiden Jokowi di Istana Merdeka.

Jokowi mengatakan, ada dalang di balik bentrokan yang terjadi di depan Istana merdeka. “Dan ini kita ditunggangi aktor politik yang manfaatkan situasi,” tegas Presiden Jokowi.

Berikan Komentarmu