Pasangan Jerman Diculik Abu Sayyaf, Setelah bebas dari perompak Somalia

0
248

Kelompok separatis Islam Filipina, Abu Sayyaf kembali menculik warga asing untuk dijadikan tawanan agar bisa mendapatkan uang. Kali ini pasangan asal Jerman yang menjadi tawanannya.

Jurgen Kantner dan kekasihnya Sabine Merz, ternyata sudah dua kali diculik kelompol Islam radikal. Mereka baru bebas tujuh tahun lalu setelah ditawan perompak Somalia.

Keduanya diculik kemarin. Sayangnya kekasih Kantner tewas saat mencoba kabur. Tubuhnya ditemukan 30 kaki dari yacht mereka.

Kantor berita AFP mengatakan, Kantner kembali dari Somalia pada 2009 silam, dia kemudian mengambil yacht di Jerman dan mulai berlayar di keliling Asia. Pria 70 tahun ini mengatakan dirinya sudah tidak memiliki saudara di Jerman, oleh karena itu dia memutuskan untuk berkeliling dunia menggunakan perahu motor tersebut.

“Setelah 32 tahun hidup di perahu, saya sudah kehilangan kontak dengan mereka (keluarga),” ucapnya dulu saat baru bebas dari tawanan perompak Somalia.

Sebelumnya, dia disandera selama 52 hari, dan dibebaskan setelah membayar tebusan yang jumlahnya cukup besar.

Kemarin, nasib sial kembali menghampiri Kantner. Dia diculik Abu Sayyaf dan kekasihnya dibunuh mereka. Juru bicara militer regional Filipina Mayor Filemon Tan mengatakan, penculikan Kantner sudah dikonfirmasi oleh jubir Abu Sayyaf Muamar Askali.

Tan mengatakan penduduk desa melaporkan menemukan mayat seorang wanita di samping senapan dekat kapal pesiar berbendera Jerman.

“Mayat itu ditemukan dengan luka tembak, selain itu ada pistol juga di samping tubuhnya,” ungkap Tan.

Selain itu, jubir Abu Sayyaf telah menghubungi mereka dan mengatakan telah menculik warga asing. Kantner juga berbicara pada mereka dan mengatakan, “perompak telah mengambil perahu saya. Mereka juga membunuh kekasih saya. Tolong beritahu kedutaan untuk membantu saya.”

Berikan Komentarmu