Ahok Klaim Dana Kampanye Sudah Terkumpul Rp 7,5 Miliar

0
216

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat, meluncurkan gerakan penggalangan dana. Penggalangan dana ini dengan sistem transfer ke rekening, tidak dipegang personal.

Ahok, sapaan Basuki, mengklaim dalam 10 hari terakhir setidaknya sudah ada Rp 7,5 miliar dana yang terkumpul. Dana tersebut tidak hanya dari sumbangan, ada juga atas keuntungan penjualan kaos dan biaya makan malam bersama dirinya.

“Saya enggak tahu kemarin udah kekumpul Rp 1 miliar. Tapi Teman Ahok belum lapor juga. Kan Teman Ahok buka rekening mesti lapor dia jual tiket penghasilnya harus lapor. Kemarin jual baju dapat Rp 3 miliar lebih, jual tiket untuk makan udah Rp 2,5 miliar. Malam ini ada 40 orang lagi, dia jual tiket. Kalau 25 juta berarti dapat Rp 1 miliar juga,” katanya di kediamannya, Pluit, Jakarta Utara.

Ahok mengungkapkan, target tim pemenangannya adalah mengumpulkan dana kampanye sebanyak Rp 50 miliar. Walaupun belum mengetahui secara pasti berapa dana yang terkumpul, dia meminta masyarakat yang menyumbang untuk tetap mengikuti mekanisme penyerahan dana.

“Kalau buat inikan kalian mengisi form pernyataan sumbangan. Karena kalau tanpa mengisi itu uang masuk enggak bisa kami pergunakan, akan diambil buat negara. Semua orang wajib isi form,” terangnya.

Ahok menerangkan, jika masyarakat menyumbang tak mengisi form donasi tersebut, maka dana yang masuk tidak diketahui asal usulnya. Demi menghindari tudingan negatif, maka dana transfer yang belum jelas akan diserahkan semuanya kepada negara.

“Kan jangan-jangan uang yang masuk kami gak bisa pakai. Kalau nyumbang enggak isi form. Kalau isi buat apa? Masyarakat kan perlu diajarin juga,” tutupnya.

Berikan Komentarmu