SBY Dilaporkan Ke Bareskrim, Demorat Siap Hadapi Gugatan Alumni HMI

0
231

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dilaporkan oleh Forum Silaturahmi Alumni HMI Lintas Generasi ke Bareskrim. Mereka menilai pernyataan SBY mengandung hasutan dan memprovokasi masyarakat yang ingin melakukan aksi damai pada 4 November lalu.

Menanggapi hal ini, Waketum Demokrat Syarief Hasan menyatakan pihaknya siap menghadapi langkah hukum yang ditempuh para alumni HMI itu.

“Pertama menyangkut masalah kenapa demo itu terjadi. Kemudian solusinya bagaimana. Tapi kalau diartikan provokasi ya itu hak mereka. Tapi kalau mereka terus ambil langkah hukum, kita siap untuk menghadapi,” kata Syarief di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

Syarief membantah jika pernyataan SBY memprovokasi. SBY, katanya, justru memberikan penjelasan mengenai akar masalah mengapa demonstrasi terjadi. Sekaligus, menyampaikan solusi atas desakan ratusan ribu orang dari ormas keagamaan.

Oleh sebab itu, anggota Komisi I ini menilai para alumni HMI itu salah persepsi dan menafsirkan pernyataan SBY.

“Itu mungkin salah persepsi justru SBY mengingatkan pemerintah. Tapi kalau dia menafsirkan yang berbeda ya itu hak mereka sendiri simpulkan demikian. Tapi intinya untuk mengingatkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Forum Silaturahmi Alumni HMI Lintas Generasi melaporkan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono ke Bareskrim Polri atas pidato tanggal 2 November 2016. Mereka menuding pidato SBY telah memprovokasi masyarakat yang ingin melakukan aksi damai.

Forum Silaturahmi Alumni HMI Lintas Generasi menuding SBY mengeluarkan pernyataan-pernyataan hasutan. Pernyataan pada video tersebut juga mereka tafsirkan bernuansa kebencian kepada Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) sebagai calon Gubernur DKI.

“Pada video tersebut, secara tersirat pernyataan SBY tidak lepas dari kepentingan politik,” ujar Mustaghfirien selaku Koordinator Forum Silaturahmi Alumni HMI Lintas Generasi di Kantor Bareskrim, Gedung Mina Bahari II, Jakarta Pusat.

Mustaghfirien menyebut kader HMI yang ditangkap beberapa waktu lalu dijadikan tumbal atas hasutan dan provokasi dari aktor politik di balik aksi 411. “Kami tidak ingin kader kami dijadikan tumbal oleh sengkuni sang aktor politik,” ujar Mustaghfirien.

Pihaknya pun meminta polisi usut adanya provokasi yang diduga dilakukan oleh SBY. Terlebih, kata dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada aktor politik di balik rusuhnya demo 4 November lalu.

Berikan Komentarmu