Wapres JK : Berikan Masukan Yang Bersifat Memajukan, Bukan Untuk Memecah Belah

0
238

Wakil Presiden Presiden Jusuf Kali resmi membuka Kongres Nasional I KAMMI. Dalam sambutannya, pria akrab disapa JK ini menyampaikan beberapa hal terkait keadaan bangsa saat ini.

“Saat ini kita sedang memikirkan bagaimana keadaan bangsa kita ke depannya. Kekhawatiran akan siklus masalah bangsa seharusnya diimbangi oleh siklus kebaikan juga,” kata Jusuf Kalla dalam pidatonya di acara Kongres Nasional I KAMMI, di Hotel Kartika Chadra, Jakarta Selatan.

JK menyebut, masalah yang terjadi di Indonesia menimbulkan banyak kritik dari masyarakat. Salah satu contoh kritik adalah berupa demo yang digelar beberapa hari lalu. Namun, JK menilai itu adalah hal yang wajar.

“Sebagai negara demokratis, kritik boleh saja. Tetapi harus ada masukan yang bersifat memajukan,” imbuh JK.

Generasi muda sekarang, kata JK, harus bersikap lebih positif. Kritik yang diberikan ke pemerintah seharusnya diiringi dengan kemajuan yang perlu dilakukan bersama, dengan cara mengembangkan kreativitas dan inovasi.

JK menjelaskan, apabila kedua hal tersebut bisa diseimbangkan, maka tidak perlu menunggu lama bagi Indonesia untuk bangkit kembali.

“Seperti kita tahu, satu bangsa yang besar tentu punya angka perbandingan. Angka tersebut bisa diambil dari bagaimana perubahan bangsa dari waktu ke waktu atau perbandingan dengan negara lain. Kalau diukur Indonesia selalu ada di tengah-tengah.”

Kongres KAMMI dihadiri ribuan alumni. Mereka datang dari berbagi daerah dan profesi. Selain Jusuf Kalla sejumlah tokoh politik, seperti Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Fahri Hamzah dan lainnya. Ada pula Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang rencananya akan membawakan pidato bertajuk “Indonesia, Generasi Muda dan Ancaman Proxy War”.

Berikan Komentarmu