Jokowi : Saya Gunakan Media Sosial Untuk Hiburan, Yang Lucu-Lucu

0
177

Bertemu Ulama, Menhan TegaskanPresiden Joko Widodo prihatin dengan isi di media sosial beberapa waktu terakhir sering mengandung kata-kata fitnah sampai kekerasan. Jokowi mengingatkan media sosial seharusnya diisi oleh kata-kata mengandung ajakan untuk berbuat baik dan mengajarkan kelembutan antarumat.

Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sambutannya di Pembukaan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Rapimnas I Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Tahun 2016 di Asrama Pondok Haji, Pondok Gde, Jakarta Timur.

“Dalam satu-dua minggu ini kalau buka di media sosial, isinya saling menghujat, mengejek, memaki, fitnah, adu domba, provokasi. Ajaran kita kelembutan, Akhlaqul Karimah, saya mengajak bapak-ibu sekalian dinginkan terutama di Medsos, gunakan untuk syiar dakwah,” kata Jokowi.

Jokowi pun mengutarakan bahwa dirinya selalu membuka konten-konten berisi hiburan di media sosial dari pada melihat maupun membaca isi media sosial yang berisi ujaran kebencian sampai berisi hal-hal tak patut tersebut.

“Saya biasanya gunakan media sosial untuk hiburan, yang lucu-lucu,” ujar Jokowi.

Jokowi menambahkan, di media sosial menemukan banyaknya kata-kata sampai mengandung kata-kata bunuh-membunuh. Padahal, sebagai negara dengan jumlah penganut muslim terbesar di dunia, hal seperti ini seharusnya dihindari.

“Kalau sudah bantai, bunuh, itu bukan Islami, itu merusak kita sendiri,” tegasnya. Jangan Campur Aduk Agama Dan Politik

Berikan Komentarmu