Agar Suasana Tenang, Ahok Disarankan Tak Banyak Bicara

0
230

Peneliti senior di Centre for Strategic and International Studies (CSIS), J Kristiadi menyayangkan kasus menimpa calon Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama terkait kasus dugaan penistaan agama. Menurutnya, Ahok terlalu banyak membicarakan hal tidak relevan dengan kapasitasnya.

Menurutnya, kritik dari publik harus dijadikan Ahok sebagai cermin untuk berkaca. “Ahok harus bisa berkaca dari kasus yang kemarin, seharusnya Ahok diam dulu sementara waktu ini sampai semua keadaan tenang, biar tidak ada rusuh-rusuh lagi. Daripada kalau ngomong salah terus,” katanya di Hotel Ambhara.

Menurut Kristiadi, Ahok juga sebaiknya jangan membicarakan hal-hal yang tidak dia kerjakan selama aktif menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Sebaiknya jangan membicarakan hal-hal yang tidak dikerjakan atau tidak dicapai selama menjabat karena itu malah bisa menjadi pemantik penurunan elektabilitas Ahok di mata publik dari waktu ke waktu, ditambah dengan adanya kasus dugaan penistaan agama,” ungkapnya.

Kristiadi berpendapat situasi tengah menimpa Ahok saat ini bisa dimanfaatkan oleh para penantangnya untuk mengkritisi masa jabatannya sebagai gubernur DKI.

“Ini bisa menjadi kesempatan bagi lawan politik Ahok yang akan terus mencari kekurangan dia dan menemukan solusi apa yang tidak dikerjakan oleh Ahok,” pungkasnya.

Berikan Komentarmu