Komisi III DPR RI Kompak Tak Hadir Dalam Gelar Perkara Ahok

0
192

Komisi III DPR RI sepakat tidak menghadiri undangan Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian.

Undangan tersebut untuk menghadiri gelar perkara dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Hal itu menurut Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo, ditujukan untuk menjaga independensi Polri sebagai institusi yang diamanatkan Undang-undang (UU).

“Tanpa mengurangi rasa hormat kami, komisi III sepakat tidak hadir untuk menjaga independensi Polri sebagai institusi sebagaimana diamanatkan undang-undang,” ujar Politikus Golkar ini, Jakarta.

Komisi III DPR RI menyadari, sebagai lembaga politik, DPR dalam hal ini tidak bisa lepas dari berbagai kepentingan partai politik yang ada di dalamnya.

“Sehingga kami berpandangan, pengawasan yang kami lakukan mengacu pada tata tertib dewan dan UU MD3,” katanya.

Komisi III DPR RI juga menyadari posisi Kapolri yang sangat dilematis.

Dan berharap Kapolri tetap berdiri tegak lurus pada upaya penegakan hukum berdasarkan UU yang berlaku tanpa gentar pada tekanan publik maupun tekanan pihak-pihak tertentu.

Sebelumnya, Bareskrim Polri melakukan gelar perkara kasus dugaan penistaan agama dengan terlapor Gubernur non aktif DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rupatama Mabes Polri.

Ditemui usai upacara HUT Brimob di lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kabareskrim Komjen Ari Dono mengaku tidak ada persiapan khusus untuk gelar perkara besok.

“‎Besok gelar perkara terbatas di rupatama Mabes Polri. Biasa saja, tidak ada persiapan khusus kok,” ujar Ari Dono.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo meminta Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian untuk membuka ke publik proses gelar perkara Ahok.

Tujuannya untuk menunjukkan ke publik transparansi dan menghindari syak wasangka dalam proses hukum Ahok.

Berikan Komentarmu