Sulit Menggulingkan Presiden Jokowi, Ini Alasannya

0
298
Presiden Joko Widodo memaparkan sejumlah pencapaian dan rencana program kerja saat wawancara khusus dengan LKBN Antara jelang Peringatan Hari Kemerdekaan ke-70 Republik Indonesia di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/8). Presiden juga memaparkan sejumlah permasalahan antara lain bidang ekonomi, sosial, politik, pembangunan, pendidikan, daerah perbatasan hingga kemaritiman. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/Spt/15

Tidak mudah memakzulkan Presiden Joko Widodo lewat unjuk rasa, karena dia tidak melakukan perbuatan melawan hukum.

Presiden bisa dimakzulkan jika melakukan korupsi, penyuapan, pengkhianatan terhadap negara, tindak pidana berat lainnya atau perbuatan tercela.

‎”Dalam kasus yang saat ini terjadi Presiden melakukan perbuatan tersebut? Menurut saya tidak ada,” ujar Peneliti dari Asosiasi Sarjana Hukum Tata Negara, Mei Susanto, dalam pesan singkat di Jakarta.

“Jadi, kalau Presiden Jokowi melihat banyaknya demonstrasi 4/11 yang dianggap akan melakukan impeachment itu mengada-ada dan terlihat seperti ada fobia,” imbuh Susanto.

Pemakzulan presiden atau wakil presiden melibatkan tiga lembaga negara, yakni MPR, DPR dan Mahkamah Konstitusi. Sehingga, bakal sulit siapa pun yang berencana menggulingkannya.

“Apalagi di DPR sekaligus MPR tentunya mayoritas fraksi adalah pendukung Pemerintahan Jokowi, sangat aneh mengingat juga Jokowi bukanlah tipe presiden yang tidak mau bertemu rakyat,” ujar Susanto.

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Padjajaran Bandung ini meminta kepada Presiden Jokowi tak khawatir terhadap demonstrasi, karena lumrah.

“Kecuali, Presiden merasa‎ khawatir diimpeachment apabila memang ia sebenarnya memenuhi syarat untuk diimpeach tersebut,” ucap Susanto.

Berikan Komentarmu