Polri Enggan Tanggapi Langkah Hukum Lanjutan Soal Kasus Penistaan Agama

0
244

Mabes Polri enggan berandai-andai soal hasil gelar perkara dugaan penistaan agama dengan terlapor Gubernur non aktif DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rupatama Mabes Polri.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar menuturkan hasil gelar perkara soal status hukum Ahok baru akan diputuskan paling cepat Rabu dan paling lambat Kamis.

Boy juga enggan menanggapi jika nantinya dari hasil gelar perkara kasus tersebut tidak ditemukan unsur pidana dan tidak dinaikkan ke penyidikan.

“Itu akan saya jawab Rabu atau Kamis setelah hasil gelar ‎perkara diumumkan,” imbuhnya.

Gelar perkara akan dilakukan secara terbuka terbatas. Penyelenggaraan gelar perkara secara terbuka ini merupakan instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar tidak ada prasangka buruk dalam pengusutan kasus dugaan penistaan agama.

Gelar perkara akan dibuka oleh Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto.

Setelah itu, akan ada pemaparan tentang perkara oleh pihak Bareskrim dan tim yang menanganinya.

Kemudian pelapor atau masyarakat yang melakukan pelaporan berkesempatan untuk menjelaskan hal-hal yang dilaporkan. Saksi ahli secara bergantian akan memberikan penjelasan.

Kemudian, penyidik akan membahas pemaparan masing-masing ahli.

Ahok dituduh melakukaan penodaan atau penistaan agama dalam pidatonya sebagai Gubernur DKI Jakarta di Kepulauan Seribu, pada 27 September 2016.

Berikan Komentarmu