Putri Gusdur Sebut Bersyukur Sejak Awal Indonesia Didirikan Sebagai Negara Demokrasi

0
252

Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Wahid mengatakan akan sulit jika membahas mengenai agama dan politik dalam waktu bersamaan.

Ia menjelaskan politik dan agama merupakan dua hal yang berbeda.

“Kalau kita sudah bicara agama dan politik itu sudah susah sekali, Kenapa? Karena politik itu urusannya adalah kekuasaan, kemudian agama itu berarti kita itu atas nama tuhan,” ujar Alissa.

Alissa mengatakan hal tersebut di Restoran Tjikini Lima, Jalan Cikini 1, Jakarta Pusat.

Menurutnya, hal apapun bila sudah berkaitan dengan kekuasaan, secara mudah bisa dimanipulasi.

“Kekuasaan itu akan rentan sekali untuk diotak-atik, dimanfaatkan, dimanipulasi, ini yang jadi persoalan kita,” jelasnya.

Ia pun mengaku bersyukur lantaran sejak awal didirikan, Indonesia ditetapkan sebagai negara demokrasi.

“Makanya kita justru bersyukur karena pendiri bangsa ini memutuskan untuk tidak (menjadikan Indonesia) sebagai negara agama, tapi ini negara demokrasi,” katanya.

Lebih lanjut putri Gus Dur itu menambahkan bahwa Indonesia diselamatkan label negara kesatuan.

“Negara kesatuan itu yang menyelamatkan kita, bahwa Indonesia itu negara kesatuan bukan negara yang berbasis agama,” katanya.

Berikan Komentarmu