Ini Komentar Ahok Soal Bahas Kakek Tua Yang Bikin Sayembara 1 Miliar

0
242

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut aki-aki yang bikin sayembara untuk mengancamnya.

Di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Ahok mengungkap bagaimana hal tersebut bisa terjadi..

Ahok mengklaim selama ini dirinya telah banyak menyulitkan oknum pejabat yang hendak korupsi.

Ia menyebut ada sejumlah pihak berniat melengserkannya dari kursi gubernur DKI Jakarta.

Menurutnya dalam dua tahun menjabat sebagai gubernur telah memberantas oknum pejabat yang korupsi.

Misalnya, program juru parkir liar yang kini menjadi pegawai Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta.

“Banyak orang, berpersepsi Jukir (juru parkir) itu, preman. Padahal, dia dipalakin juga oknum pejabat Dinas Perhubungan,” ucap Ahok.

Ahok menyatakan kerap berdialog dengan juru parkir liar di Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat.

Juru parkir liar itu mengadu kepada dirinya kerap memberikan setoran kepada oknum Dishub.

Kini, setelah menjadi pegawai Dishub, tak ada lagi pungutan liar disetorkan.

“Aku kan suka ngomong sama tukang parkir di Jalan Surabaya. Jukir diperes preman berdasi. Ini sudah kita potong (berantas),” katanya.

Keberadaan juru parkir seperti pedagang kaki lima diperas oknum-oknum pegawai pemprov DKI.

“Ibu-ibu yang dagang diperes juga. Ini kita potong,” ujar Ahok.

Lantaran banyak ‘memotong’ pemasukan oknum pejabat yang korupsi itu, ucap Ahok, banyak pihak yang tak suka.

Bahkan, ada seorang pria tua yang menggelar ‘sayembara’ Rp 1 miliar yang berbau SARA, ‘bawa kepala Ahok dan kita akan bayar satu milyar’.

“Banyak potong-potong orang korupsi, ada yang mau motong gua juga. Ada yang mau motong saya dikasih hadiah Rp 1 miliar.”

“Berarti harga saya sama artis sama. Sama-sama Rp 1 miliar,” kata Ahok lalu tertawa.

Berikan Komentarmu