Warga Filipina Akan Pulang Kampung Sebelum Diusir Trump

0
251

Terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat periode mendatang, membuat warga asing yang sudah tinggal lama di Negeri Paman Sam sedikit khawatir. Hal ini disebabkan oleh pernyataan Trump yang akan mendeportasi dua hingga tiga juta imigran ilegal yang tinggal di sana.

Kekhawatiran ini juga dirasa warga Filipina di AS. Hubungan yang sedikit tegang antara Filipina dengan Amerika Serikat pasca Presiden Duterte mengatakan Obama ‘brengsek’, menjadi salah satu penyebabnya. Kini, mereka sedang bersiap-siap pulang ke kampung halaman sebelum Trump memulai kebijakannya.

Juru Bicara Kepresidenan Ernesto Abella mengungkapkannya dalam pertemuan pada Rabu kemarin.

“Kepala buruh menyuruh pekerja luar negeri Filipina yang tidak memiliki dokumen di Amerika Serikat untuk kembali ke negara ini sebelum kebijakan deportasi pada para imigran legal dikeluarkan presiden terpilih AS Donald Trump, yang akan mulai bekerja Januari mendatang,” ucapnya.

Kebijakan yang akan dikeluarkan Trump saat resmi menjabat sebagai presiden Amerika Serikat diungkapkan dalam wawancara di acara ’60 Minutes’. Taipan properti AS tersebut menyampaikan rencananya untuk segera mendeportasi sekitar 3 juta imigran tanpa dokumen. Tak hanya diusir, Trump juga akan memenjarakan mereka.

“Apa yang kami lakukan saat ini adalah membawa orang-orang kriminal dan yang memiliki catatan kriminal, anggota gangster, pedagang narkoba, yang jumlahnya mungkin dua juta orang, dan bahkan bisa mencapai tiga juta orang, kita akan mengusir mereka keluar dari negara kita atau akan memenjarakannya,” kata Trump.

Dari data keimigrasian, setidaknya ada sekitar 11 juta warga asing yang hidup ilegal di Amerika Serikat. Kebanyakan dari mereka asal Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

Berikan Komentarmu