Wiranto Isyaratkan Jokowi Tak Perlu Bertemu SBY

0
208

Presiden Joko Widodo cukup intens bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sejak menjadi presiden, setidaknya sudah empat kali Jokowi bertemu Prabowo di pelbagai kesempatan. Pertemuan terakhir keduanya terjadi di Istana Negara, Kamis (17/11). Dalam pertemuan itu Jokowi menekankan pesan penting agar semua pihak menjaga silaturahmi demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Sejumlah politisi menunggu langkah Jokowi bertemu dengan presiden ke-6 RI yang juga ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono demi kesejukan iklim politik nasional. Menko Polhukam Wiranto awalnya enggan mengomentari desakan agar Jokowi bertemu SBY. Namun, dia mengisyaratkan pertemuan tak perlu dilakukan.

“Itu saya Enggak usah jawab. Dalam politik itu kan enggak perlu panas baru bertemu kan. Dingin-dingin bertemu juga enggak apa-apa,” kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Wiranto meminta kepada semua pihak untuk tidak memanasi keadaan dengan menganggap belum bertemunya Jokowi dengan SBY sebagai suatu hal yang perlu disoroti. Apalagi kondisi politik dalam negeri mulai berangsur membaik seiring berjalannya proses hukum kasus dugaan penistaan agama yang menyeret nama Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Ya seharusnya sudah dingin ya. Tatkala para pengunjuk rasa yang sementara ini tuntutannya sesuai dengan hukum dari kepolisian seharusnya sudah dingin dan enggak ada alasan untuk dipanas-panaskan lagi,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengundang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Merdeka, untuk makan siang bersama. Jokowi menjelaskan kedatangan Prabowo kali ini sebagai ‘balasan’ atas kunjungannya ke ‘Istana’ milik Prabowo di Hambalang, Jawa Barat pada (31/10).

Setelah makan siang di dalam Istana Merdeka, keduanya melanjutkan pertemuan sambil menikmati secangkir teh hangat di beranda belakang Istana. Dua cangkir putih tersaji di meja depan mereka. Sebelum memberikan keterangan pers, mantan rival di Pilpres 2014 ini terlihat berbincang santai sambil menikmati teh.

Jokowi mengatakan pertemuan dengan Prabowo merupakan tradisi yang sangat baik dan harus terus dijaga. Saling mengunjungi satu sama lain sebagai bagian dari silaturahmi. Dia berharap tradisi silaturahmi seperti itu dapat dicontoh masyarakat.

Saya berharap budaya seperti ini juga sampai ke tengah sampai ke bawah,” kata Jokowi.

Dalam beberapa kali pertemuan dan silaturahmi Jokowi dengan Prabowo, menghasilkan kesepakatan bersama menjaga keutuhan Indonesia. Negara ini tak boleh terpecah belah hanya karena perbedaan.

“Karena sangat mahal harganya bagi NKRI,” ujar Jokowi.

Berikan Komentarmu