Kapolda Metro : Ada Pihak-Pihak Menginginkan Indonesia Terpercah Belah

0
231

Sejumlah ormas siap turun kembali ke jalan pada 2 Desember nanti. Seruan mereka kali ini, mendesak Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama, ditahan setelah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama karena menyinggung Surah Al Maidah.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan, menilai berbagai gerakan yang muncul saat ini tampak seperti ingin memecah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terpecah belah. Bahkan pihak-pihak tertentu tersebut ingin mengubah ideologi bangsa Indonesia.

“Ada pihak-pihak yang menginginkan Indonesia terpecah belah. Bahkan ada yang ingin mengubah ideologi Indonesia. Ini sudah tidak sesuai, dan ini harus di waspadai,” kata Iriawan kepada peserta apel di lapangan Direktorat Lantas Polda Metro Jaya, Polda Metro Jaya, Jakarta.

Dia mewanti-wanti seluruh lapisan masyarakat untuk mengetahui segala tindakan yang bertujuan memecah belah bangsa.

“Saat ini, perang yang digunakan adalah cuci otak, untuk membelokkan ideologi negara. Sehingga negara akan hancur dengan sendirinya,” imbaunya.

Dirinya mengimbau agar seluruh masyarakat Indonesia untuk rela berkorban untuk negara. “Kita harus waspada, menyelamatkan bangsa Indonesia dari gerakan inkonstitusional yang membahayakan Indonesia. Rela berkorban untuk negara, bahwa kebhinekaan Indonesia tetap terjaga, oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” papar Iriawan.

Menurutnya, hal tersebut sudah termasuk salah satu kewajiban masyarakat untuk menjaga NKRI dari pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa Indonesia.

“Kewajiban bersama sebagai Bangsa Indonesia, mulai dari lapisan bawah hingga ke lapisan atas. Menjaga situasi aman damai di wilayah masing-masing,” tandasnya.

Berikan Komentarmu