Jokowi Tak Mau Mencampuri Soal Partai Politik Koalisi Pendukung Pecah Dalam Pilgub DKI

0
244

Presiden Joko Widodo tak mau mencampuri soal partai politik koalisi pendukung pemerintah pecah dalam Pilgub DKI Jakarta 2017. Menurut Jokowi, itu hak masing-masing partai untuk memilih.

“Itu haknya partai. Itu hak setiap partai termasuk juga PPP, saya enggak mau ikut-ikut,” ujar Jokowi usai makan siang bersama Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy di Istana Merdeka.

Disinggung soal tujuan safari politik hingga mengundang ketua umum partai ke Istana, Jokowi menegaskan itu hanya bentuk konsolidasi kebangsaan. Orang nomor satu di Tanah Air ini mengaku hanya ingin memperkuat kembali Pancasila sebagai ideologi negara.

“Ini konsolidasi kebangsaan dan juga mengingatkan kita semua betapa pentingnya Pancasila, Bhinneka, UUD. Dan mengingatkan kita semua juga kita berbeda-beda,” ujar dia.

“Sehingga pada saat konsolidasi itu, baik ke TNI, Polri, ulama, kita menjadi semakin tahu apa yang harus kita perbaiki, kita benahi, kita lakukan, yang sebelumnya kita tidak berpikir sejauh itu,” imbuh dia.

Seperti diketahui, parpol koalisi pemerintah tidak satu suara dalam Pilgub DKI Jakarta 2017. Partai pemenang Pemilu yakni PDIP mengusung pasangan Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok)- Djarot Saiful Hidayat. Sementara tiga parpol pendukung pemerintah lain, yakni PAN, PPP dan PKB justru mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono- Sylviana Murni.

Berikan Komentarmu