Kuba Berkabung 9 Hari Atas Meninggalnya Fidel Castro

0
290

Meninggalnya Fidel Castro membawa duka bagi rakyat Kuba. Karenanya, untuk menghormati mantan pemimpin mereka, pemerintah Kuba menetapkan sembilan hari masa berkabung, terhitung sejak Sabtu kemarin.

Selain itu, pemerintah menyebutkan abu pemimpin revolusi tersebut akan dikubur lewat sebuah upacara pada 4 Desember mendatang, di Santiago de Cuba.

“Dari 26 November hingga 4 Desember, aktivitas publik dan segala pertunjukan akan dihentikan. Bendera nasional akan dikibarkan setengah tiang di gedung pemerintah dan instalasi militer,” seperti dikutip dari pernyataan pemerintah Kuba.

Mantan Presiden Kuba yang juga pemimpin revolusi komunis, Fidel Alejandro Castro Ruz meninggal dunia kemarin. Presiden Kuba ke-22 tersebut mengembuskan napas terakhir di usia 90 tahun.

Penyebab meninggalnya dan informasi detail terkait kabar tersebut, namun diduga karena kesehatannya. Pada 2004, kesehatan Castro sempat menurun setelah jatuh ketika berpidato. Kala itu, lutut kiri dan lengan kanannya terluka.

Castro memerintah Kuba sebagai negara satu partai selama hampir setengah abad, sebelum akhirnya menyerahkan kekuasaan pada adiknya Raul Castro pada 2008.

Presiden Raul Castro mengatakan kakaknya dikremasi Sabtu pagi waktu setempat. Abunya nanti akan dikubur di Kota Santiago pada 4 Desember mendatang, di sebuah pemakaman sejarah di sana.

Berikan Komentarmu