Warga Kuba Membuat Cerutu Sepanjang 90 Meter Untuk Penghormatan Terakhir Fidel Castro

0
199

Tokoh revolusioner Kuba Fidel Castro tutup usia pada Jumat malam waktu setempat. Kematian Fidel Castro membawa duka bagi warga negara tersebut.

Karenanya, untuk menghormati sahabat Bung Karno ini, warga Kuba membuat cerutu sepanjang 90 meter, sesuai dengan usianya sebelum dia mangkat.

Cerutu dan Fidel Castro memang tidak terpisahkan. Bahkan kepada mantan presiden Indonesia Soekarno, saat kunjungan ke Jakarta pada 1959, Fidel Castro memberikan presiden pertama Indonesia itu cerutu.

Pembuat tembakau Kuba Jose Castelar dengan timnya bekerja 12 jam sehari untuk sepuluh hari. Kerjaan mereka setiap harinya menggulung cerutu.

“Panjangnya 90 meter, untuk memperingati 90 tahun komandan kami,” ujar Castelar pada Agustus lalu.

Sebenarnya, cerutu ini merupakan hadiah untuk ulang tahun Fidel Castro, namun kini dijadikan penghormatan terakhir untuk sang revolusioner.

Fidel Castro sendiri merokok lagi sejak 1980-an. Menurut dia, ini bentuk pengorbanannya untuk membuat masyarakat Kuba sehat dengan berhenti merokok.

“Saya tidak pernah mengangkat rokok lagi selama beberapa bulan ini,” ujar Castro saat diwawancarai pada 1985 silam.

“Saya memperoleh kesimpulan selama beberapa lama bahwa harus ada satu pengorbanan terakhir yang harus saya lakukan untuk rakyat Kuba, yaitu harus menjaga kesehatan publik dengan berhenti merokok. Saya tidak terlalu merindukan rokok,” sambung dia.

Meski demikian, Castelar mengatakan tetap memberikan cerutu itu sebagai bentuk penghargaan untuknya.

“Fidel itu segalanya, dia budaya, dia pemberontak. Jika masyarakat Kuba adalah pemberontak, ucapkan terima kasih pada Fidel,” pungkasnya.

Berikan Komentarmu