Rizieq : Demo 2 Desember Kami Ingin Ahok Ditahan, Bukan Makar

0
220

Pimpinan organisasi Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab menegaskan Aksi Bela Islam Jilid III pada 2 Desember 2016 bukan aksi menjatuhkan pemerintahan yang sah. Menurut dia, aksi itu murni membela Alquran terkait ucapan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok).

“Murni tidak (ada kepentingan). Ini bukan aksi anti China, anti kristen, bukan aksi SARA, bukan aksi politik pilkada, bukan makar. Ini aksi penegakan hukum, aksi penistaan agama, aksi untuk menegakkan keadilan,” kata Rizieq di Kantor MUI, Menteng, Jakarta.

“Karena Gonjang ganjing mau ada makar, mau ada gusur, kita gelar sajadah saja. Kalau sudah duduk dzikir tidak ada yang intervensi,” sambung dia.

Dia menuturkan, Ahok harus bertanggungjawab terhadap ucapannya yang menyinggung surah Al Maidah Ayat 51 saat melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu. Dia meminta pihak kepolisian maupun Kejaksaan jangan main-main dalam menegak hukum.

“Target kita tetap tahan Ahok, tidak berubah,” tegasnya.

Di singgung terkait ada potensi kericuhan jika mengerahkan massa dengan jumlah yang banyak, Rizieq memastikan tidak ada aksi rusuh. Dia juga memastikan akan menjaga keamanan dengan berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Kita sudah punya tim terpadu, antara GNPF TNI dan Polri untuk sebar petugas, sebar satgas kita untuk antisipasi. Banyak-banyak berdoa biar aman,” pungkasnya.

Berikan Komentarmu