Ahok Beberkan Asal Usul Kekayaannya Rp 25 Miliar

0
207

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa kekayaannya. Namun, dia menegaskan, setiap tahunnya selalu melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mau Diskon Rp 250,000? Untuk diketahui, Basuki atau akrab disapa Ahok ini tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 25.655.887.496 dan USD 7.228, atau setara dengan Rp 97.975.973, berdasarkan kurs USD 1 sama dengan Rp 13.555. Total jumlah harta yang dimiliki Ahok mencapai Rp 25.753.863.469.

“Aku nggak tahu. Kamu tanya KPK aja. Kami lapor terus ke KPK. Kalau saya sih tanah rumah sudah lapor sejak tahun 2004-2005,” katanya di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, kebanyakan kekayaannya berbentuk tanah dan juga rumah.

“Pasti itu sesuai dengan laporan kok, karena kita kan kebanyakan tanah. tanah kan naiknya luar biasa. kalau mereka pakai patokan kalau KPK pakai NJOP, jadi walau pun harga pasaran lebih tinggi mereka pakai NJOP,” terangnya.

Berdasarkan situs resmi KPU DKI Jakarta, kpujakarta.go.id, angka tersebut merujuk kepada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang dilaporkan pada 21 September 2016 lalu. Jumlah harta yang dimiliki Basuki alias Ahok mengalami peningkatan dibanding dua tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 21,3 miliar.

Dalam data itu, Ahok memiliki harta tidak bergerak berupa 16 unit tanah di Jakarta dan Belitung. Angka harta ini mencapai yang angkanya mencapai Rp 16.791.268.000, atau Rp 1.740.788 dari laporan 2014 lalu.

Berbeda dari calon lainnya, Ahok tidak mencatatkan harta bergerak, dalam hal ini kendaraan pribadi. Namun, dia mencantumkan kepemilikan sebuah peternakan dengan 18 ekor sapi senilai Rp 270 juta.

Sedangkan harta bergerak lainnya yang dimiliki Ahok senilai Rp 650 juta. Harta ini terdiri atas logam mulia senilai Rp 350 juta dan benda bergerak lainnya dari hasil sendiri senilai Rp 300 juta.

Ahok juga tercatat memiliki harta kekayaan berupa surat berharga senilai Rp 2.595.000.000, jumlah ini mengalami penurunan sebesar Rp 215 juta dari LHKPN 2014 karena terdapat dua unit surat berharga miliknya yang dijual atau dihibahkan kepada pihak lain.

Ahok juga memiliki Giro atau kekayaan setara kas sebesar Rp 5.178.465.375 dan USD 3.749 atau setara dengan Rp 50.784.505.

Mantan Bupati Belitung Timur ini juga memiliki piutang, atau meminjamkan uang kepada pihak lain, sebesar Rp 386.154.121 ditambah USD 3.479 atau setara dengan Rp 47.122.866. Sedangkan jumlah utang Ahok senilai nol rupiah.

Berikan Komentarmu