Mantan Jenderal AL Jadi Menteri Pertahanan AS

0
294

Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump telah memilih pensiunan Jenderal Angkatan Laut AS James Mattis sebagai menteri pertahanan di kabinet pemerintahannya. Mattis atau yang dikenal dengan julukan Mad Dog pernah memimpin batalion marinis selama Perang Teluk pertama dan menginvasi Irak pada 2003 lalu.

“Kami akan membuat kesepakatan dengan Mad Dog Mattis sebagai menteri pertahanan kita dan kami tidak akan membicarakannya sampai Senin,” ujar Trump dalam ‘Tur Terima Kasih’ di Ohio.

Pilihan Trump ini menyiratkan keinginannya untuk menerapkan kebijakan luar negeri yang berbeda dari Barack Obama. Konglomerat asal New York ini berkali-kali mengatakan kebijakan luar negeri Obama sangat lemah.

Dia menyebutkan, untuk di wilayah Timur Tengah sendiri, kebijakan luar negeri Obama dinilai terlalu bergantung pada sekutu AS di kawasan. Trump menuturkan pemerintahan Obama lemah dalam membendung agresi Rusia dan China di Eropa dan Asia.

Meski demikian, persetujuan Senat AS masih diperlukan untuk memuluskan langkah Mattis sebagai kepala Pentagon. Namun, Mattis mendapat dukungan luar biasa dari Capitol Hill dan militer.

“Jim Mattis adalah seorang dengan respek yang sangat dalam dan memiliki kasih sayang untuk perempuan dan laki-laki yang menaruh hidupnya di garis pertahanan negara kita. Dan dia akan menjadi menteri pertahanan yang hebat,” ujar Kori Schake, mantan penasihat pertahanan John McCain.

Dalam konstitusi AS, seorang mantan militer dapat mencalonkan diri dan menjabat sebagai pejabat publik di pemerintahan jika dirinya telah meninggalkan tugas aktif militernya setelah tujuh tahun. Hukum ini diterapkan di Negeri Paman Sam agar dapat memastikan kontrol pemerintah sipil terhadap militer AS tetap terjaga.

Meskipun Trump sudah mengumumkan penunjukkan Mattis ini, juru bicara tim transisi Trump, Jason Miller, menyebutkan bahwa hingga saat ini belum merupakan keputusan final.

“Belum ada keputusan final mengenai kandidat yang akan mengisi jabatan menhan AS.”

Keputusan ini menambah daftar anggota veteran AS yang diperkirakan bergabung dalam kabinet Trump. Sebelumnya, taipan real estate itu menunjuk mantan jenderal bintang tiga angkatan darat AS, Michael Flynn untuk menjadi penasehat keamanan nasional AS.

Berikan Komentarmu