Kubu Agus-Sylvi Serang Balik Anies-Sandi Saat Dituduh Money Politics

0
295

Relawan Anies-Sandi, M Chozin Amirullah, meminta agar Bawaslu segera mengusut dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni soal program Bantuan Langsung Sementara (BLS) Rp 1 miliar kepada setiap RW. Chozin menilai bahwa program itu adalah bentuk politik uang atau money politics.

Juru bicara Agus-Sylvi, Rico Rustombi menjelaskan bahwa KPUD DKI sudah menyatakan tidak ada money politics dalam kampanye yang dilakukan oleh Agus.

“Kalau kita analogikan, Pilkada ini adalah pertandingan sepakbola. Wasit pertandingan itu adalah KPUD DKI, (dan) Ketua KPUD DKI sudah menyatakan tidak ada pelanggaran money politics. Sejak kapan kubu Anies-Sandi menjadi Bawaslu bayangan,” terangnya.

Pria berkacamata ini juga mengungkapkan jika program-program yang dicanangkan oleh Agus-Sylvi sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh warga ibu kota.

“Kami merasa bahwa program BLS, bantuan dan bergulir, dan program pemberdayaan komunitas, yang dibuat oleh Agus-Sylvi ini memang tepat sekali menjawab kebutuhan rakyat jakarta saat ini. Dalam gerilya lapangan, masyarakat menyambut positif dan menyampaikan terima kasih kepada mas Agus bahwa mereka suka dengan program mas Agus ini,” aku Rico.

Lebih lanjut Rico mengatakan, sindiran yang dilontarkan kubu Anies-Sandi merupakan bentuk kepanikan, lantaran elektabilitas Anies-Sandi yang menurun berada di bawah Agus-Sylvi.

“Mungkin komentar-komentar yang muncul akhir-akhir ini dan menyerang Agus-Sylvi mungkin refleksi kepanikan dari kubu Anies-Sandi karena trend elektabilitas Agus-Sylvi yang terus meningkat,” beber dia.

Rico juga mengaku, baik Agus maupun Sylvi tidak terganggu dengan serangan yang dilakukan oleh kubu Anies.

“Mas Agus dan Sylvi menyikapinya biasa saja dan tidak terganggu. Hal-hal seperti biasa dalam dinamika demokrasi pilkada. Komentar-komentar seperti justru menjadi vitamin tambahan untuk Agus-Sylvi lebih giat lagi dalam bergerilya. Agus dan Sylvi konsisten dengan mental ‘kuda hitam,” pungkas Rico.

Berikan Komentarmu