Ini Alasan Kenapa Tubuh Kita Sering Memar Dan Mengeluarkan Darah

0
305

Ketika kamu jatuh, tentu hal yang wajar jika kamu mengalami memar dan mengeluarkan darah. Namun, bagaimana jika hal ini sering terjadi setiap saat dan tanpa alasan yang jelas?

Menurut penelitian, berikut adalah beberapa faktor yang sering membuatmu mengalami memar di kulit dan tiba-tiba mengeluarkan darah.

Minum terlalu banyak alkohol
Sebuah artikel di National Institutes of Health menjelaskan bahwa alkohol mampu menyebabkan kamu pendarahan serta jumlah sel yang menurun. Dengan kondisi trombosit yang lebih sedikit, maka kamu pun mudah mengalami pendarahan.

Leukemia
Leukemia atau kanker darah membuat jumlah trombosit menurun dan darah sukar membeku. “Penderita leukemia akan sering menderita pendarahan di gusi, hidung, tinja, atau urin. Selain itu kulit juga mudah memar yang ditandai dengan bintik-bintik kecil yang disebut dengan petechiae.”

Usia
Pertambahan usia juga bisa membuat orang mudah mengalami memar dan pendarahan, lho. “Usia membuat kulit jadi lebih tipis karena hilangnya beberapa lapisan lemak pelindung yang mampu menghindarkanmu dari pendarahan. Hasilnya, benturan sekecil apapun akan membuat kulitmu memar dan pembuluh darah bocor.”

Konsumsi obat penghilang rasa sakit
Konsumsi painkiller atau obat penghilang rasa sakit tertentu seperti ibuprofen akan membuat darah jadi encer. Hasilnya akan menyebabkanmu mudah memar dan muncul pendarahan.

Hemofilia dan penyakit Von Willebrand
Kedua penyakit tersebut adalah jenis penyakit gangguan pembekuan darah. Karena darah sulit membeku inilah maka cedera sekecil apapun bisa membawa risiko memar dan pendarahan. Selain memar dan pendarahan, gejala lain dari penyakit ini adalah gusi berdarah, mimisan, dan banyaknya darah yang keluar saat menstruasi.

Sindrom Cushing
Selain penyakit di atas, ada pula Sindrom Cushing yang membuatmu memproduksi terlalu banyak hormon kortisol dalam tubuh. Hormon yang diproduksi di kelenjar adrenal ini membantu mengatur tekanan darah dan sistem kardiovaskular serta mengubah nutrisi menjadi energi. Namun di sisi lain, produksi hormon kortisol yang terlalu banyak akan membuat kulit jadi tipis sehingga rentan mengalami memar.

Seringnya muncul memar serta pendarahan memang mengerikan. Namun jika kamu mengetahui faktor penyebab di baliknya, maka kamu pun tak perlu panik.

Berikan Komentarmu