Bom Meledak Diluar Stadion Bola, Turki Tetapkan Masa Berkabung Nasional

0
196

Dua buah bom meledak di luar stadion bola Turki dan menewaskan 29 orang, serta melukai 166 lainnya. Korban tewas kebanyakan polisi. Karenanya, pemerintah Turki menetapkan hari berkabung nasional atas insiden ini.

Perdana Menteri Turki Binali Yildirim memerintahkan ke se-antero Turki untuk mengibarkan bendera setengah tiang. Hal ini dilakukan untuk mengenang para korban.

Sementara itu, Presiden Recep Tayyip Erdogan membatalkan rencananya berkunjung ke Kazakhstan akibat serangan ini, seperti diungkapkan kantor kepresidenan. Erdogan sendiri mengatakan serangan ini merupakan tindak teroris dengan target polisi dan warga sipil.

“Tidak seorangpun tahu kehendak Tuhan, kita sebagai bangsa dan negara akan terus melawan terorisme, organisasi teroris dan semua yang ada di belakang mereka,” kata Erdogan dalam sebuah pernyataan tertulis.

Sementara itu, seorang petugas kebersihan menyebutkan bola api besar terlihat ketika bom meledak.

“Seperti neraka, api akibat ledakan sangat besar dan sampai ke langit. Saya sedang minum teh di sebuah kafe dekat masjid ketika itu,” kata Omer Yilmaz.

“Orang-orang bersembunyi di bawah meja, perempuan mulai menangis. Pendukung sepak bola yang minum teh di kafe itu juga mencari tempat berlindung. Sungguh sangat menakutkan,” tambahnya.

Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu menyebutkan, ledakan pertama yang terjadi sekitar dua jam usai laga antara Besiktas dan Bursaspor, terjadi di dekat kumpulan polisi. Sementara itu, ledakan kedua merupakan bom bunuh diri di dekat taman Macka.

Dari mereka yang tewas, 27 di antaranya adalah polisi, sedangkan dua sisanya warga sipil. Polisi yang tewas termasuk kepala kepolisian dan beberapa pejabat senior kepolisian lain.

Hingga saat ini belum ada klaim dari kelompok teroris mana pun, namun Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) disalahkan akibat serangan bom ini.

Berikan Komentarmu