Ahok Menceritakan Foto Kakak Angkat Peluk Ahok Usai Sidang

0
294

Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) menceritakan foto bersama kakak angkatnya Nana Riwayatie yang viral di media sosial saat digelar sidang perdana kasus dugaan penistaan agama di PN Jakarta Utara, kemarin. Peristiwa itu terjadi sesudah sidang berlangsung.

Ahok menceritakan, mereka berdua sama-sama sedih lantaran mengingat almarhum ke dua orang tuanya. “Kakak saya masuk saja ke dalam. Biasalah kita teringat ayah kita. Kemarin itu persis 19 tahun bapak saya meninggal. Dalam tradisi Islam, istilahnya saya kalau menyakiti hati orang tua, sama saja dengan melihat dia nangis di kuburan. Saya teringat itu,” katanya di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat.

Untuk kesekian kalinya Ahok menegaskan, dengan latar belakang keluarga yang menghargai dan menganut Islam, mantan Bupati Belitung Timur itu tidak mungkin melakukan penistaan agama. Nana, kaka angkat Ahok merasa sedih sehingga memeluknya usai persidangan berlangsung.

“Makanya kita minta kakak saya ngerasa kok bisa sampe kayak gitu. Mana pernah pikir kan dituduh, kita sudah begitu kuat, tidak mau permalukan orang tua, tidak mau korupsi, tidak mau berbuat yang enggak-enggak,” terangnya.

“Masa sih kita duduk di kursi terdakwa dengan tuduhan menista agama orang tua yang kita hormati. itu adalah suatu hal yang menyedihkan buat kami. Enggak kepikir sama sekali,” tambah Ahok.

Soal adanya pistol di meja dalam foto tersebut, mantan politisi Golkar dan Gerindra ini menduga milik polisi yang duduk di depannya. “Punya polisi itu titip. itu kayanya ganjel makanya dia taro di depan. itu pistol revolver punya polisi,” tutupnya.

Berikan Komentarmu