Kakak Ahok Sebut Harusnya Eksepsi Diterima & Sidang Tak Dilanjutkan

0
244

Dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak nota keberatan atau eksepsi yang dibacakan terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama. Mereka menganggap apa yang menjadi pembelaan mantan Bupati Belitung Timur itu tidak berdasarkan hukum.

Ketua Tim Pemenangan Basuki- Djarot Saiful Hidayat, Prasetio Edi Marsudi tidak ingin terlalu banyak berkomentar mengenai jalannya sidang kali ini. Namun, dia berserta tim akan mempersiapkan diri untuk sidang selanjutnya pada 27 Desember 2016.

“Hasil persidangan, eksepsi kita enggak diterima, kita kan masih dikasih waktu satu minggu lagi, tanggal 27 sidang lagi. Kita ikuti proses hukum saja, yang terbaik untuk bangsa,” katanya di PN Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Putar.

Pandangan berbeda disampaikan kakak angkat Basuki, Andi Analta Amier. Andi mengatakan, seharusnya kasus ini sudah tidak perlu dilanjutkan lagi. Sebab dia menyakini, adiknya tidak melakukan penistaan agama.

“Ya harusnya diterima (eksepsinya). Kalau menurut saya harusnya sudah ditolak (dakwaannya),” ujarnya.

Meski begitu pihaknya memercayakan kasus ini kepada Majelis Hakim. “Kita pokoknya percayakan pada pihak yang berkompeten. Pokoknya kita percaya pada hakim yang menangani kasus ini,” tutupnya.

Berikan Komentarmu