Jemaat GKY Pluit Yakin Ahok Tak Bersalah, Dukung Lewat Doa

0
293

Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) melaksanakan ibadah Natal di Gereja Kristus Yesus (GKY) Pluit, Jakarta Utara. Ahok merupakan Jemaah dari gereja yang tepatnya terletak di Jl Pluit Permai Dalam I tersebut.

Kepala Keamanan Internal GKY Pluit, Edieyanto menjelaskan Ahok rutin melakukan ibadah Natal di GKY Pluit. Ahok saat ini sedang tersangkut kasus dugaan penistaan agama. Kasusnya sendiri telah menjalani dua kali persidangan. Edieyanto meyakini mantan Bupati Belitung Timur tersebut tak bersalah dalam kasus yang menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir tersebut.

Dia meyakini Ahok tak ada niatan sedikitpun melakukan penistaan agama seperti yang dituduhkan. Sebab, dia mengenal Ahok sebagai seorang pemimpin yang justru dekat dengan agama Islam. Terlebih, dia mengaku telah mengenal sosok Ahok sejak lama karena mantan Bupati Belitung Timur itu pernah menjabat sebagai Ketua Majelis GKY Pluit.

“Kalau kami yakin ya beliau tidak bersalah. Kalau beliau melakukan penistaan agama, mohon maaf, tidak usah jauh-jauh, kalau mau dari dulu-dulu aja. Bahkan kalau kita lihat track recordnya dia (Ahok) banyak bantu, bangun masjid-masjid, musala, memperbaiki atau bagaimana. Kalau memang ada dari hati kecilnya niat, mungkin dia juga nggak mungkin mau,” katanya di GKY Pluit, Jakarta Utara.

Edi, sapaan akrabnya, mengatakan tak ada doa khusus yang dipanjatkan oleh para jemaat untuk Ahok dan kasus dugaan penistaan agama. Meski begitu, dia mengatakan, mendoakan Ahok guna memberikan dukungan agar diberikan jalan terbaik dalam kasus yang bermula saat Ahok pidato dalam kunjungan kerjanya di Kepulauan Seribu itu.

“Kami dari jemaat-jemaat dukung dalam doa. karena kita berharap memamg semuanya itu keputusan dari Yang Maha Kuasa untuk memberikan jalan kepada kami-kami terutama ke Pak Ahok,” katanya.

“Supaya dikasih jalan yang tepat lah. Kalu memang ada kesalahan-kesalahan, dia mungkin nanti kita bisa lihat sampai di mana. Kita serahkan kepada pihak berwenang di pengadilan,” sambung pria berkacamata ini.

Rencananya agenda sidang lanjutan kasus Ahok digelar Selasa (27/12) dengan agenda pembacaan putusan sela majelis hakim. Mahkamah Agung telah memutuskan pemindahan lokasi sidang Ahok dari gedung lama Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ke Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum telah membacakan tanggapan atas eksepsi atau nota keberatan Ahok yang dibacakan saat sidang perdana.

Berikan Komentarmu