Massa Pro Dan Kontra Ahok Berebut Masuk Gedung PN Jakarta Utara

0
434

Antusiasme warga ingin menghadiri kasus dugaan penistaan agama dilakukan Basuki T Purnama alias Ahok, berebut masuk ke ruang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara. Tak ayal, aksi dorong antar masa pro dan kontra terjadi di depan pintu masuk.

Petugas keamanan mempersempit akses masuk ke dalam Gedung PN Jakarta Utara melalui jalur perseorangan di sebelah kanan pintu utama. Warga dipaksa berbaris untuk dapat masuk ke ruang sidang.

Namun, massa sudah menunggu dari pukul 07.00 WIB, nampak gerah karena pintu tak kunjung dibuka. Mereka memaksa agar mendapatkan akses masuk ke dalam gedung bekas PN Jakarta Pusat. Tak ayal aksi dorong dan tarik terjadi antar warga terhadap petugas kepolisian.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Dwiyoeno melalui pengeras suara meminta kepada warga untuk tidak memaksa masuk ke dalam Gedung PN Jakarta Utara. Sebab ruang sidang yang hanya berkapasitas 80 orang sudah penuh terisi.

“Kami informasikan saat ini seluruh masyarakat yang hadir di PN Jakut untuk tidak masuk atau memaksakan diri masuk ke PN Jakarta Utara. Saya himbau pada seluruh masyarakat hadir untuk tidak memaksakan memasuki gedung PN Jakut,” tegasnya, di PN Jakarta Utara, Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat.

Dia mengharapkan, warga yang hadir untuk mengawal jalannya sidang dapat tenang dan mengikuti peraturan yang ada. “Silakan tunggu atau ikuti persidangan di sepanjang Jalan Gadjah Mada yang telah ditentukan. Saya harap masyarakat mengikuti aturan petugas Kepolisian.”

Pantauan merdeka.com, meski sidang bari akan dimulai pukul 09.00 WIB, namun pengacara Ahok telah bersiap. Puluhan pengacara yang diketuai oleh Tri Moeldjadi telah duduk mengenakan toga di sebelah kiri meja majelis hakim.

Sementara dari kursi pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) terpantau masih kosong. Belum ada satu jaksa pun yang tampak hadir di ruang sidang Koesoemah Atmadja.

Sementara itu di kursi penonton telah dipenuhi oleh masyarakat. Kursi penonton yang hanya 80 prang itu pun tak mampu menampung masyarakat yang hadir. Sehingga beberapa penonton haris berdiri di pinggir ruang sidang.

Para penonton ini terbagi menjadi dua pihak. Yakni dari pendukung Ahok maupun dari massa kontra Ahok. Tampak terlihat juga kakak angkat dari Ahok yakni Andi Analta yang selalu hadir di setiap persidangan.

Berikan Komentarmu