Partai Hanura Siap Tampung Akom Dan Beri Ruang Politik

0
245

Setelah dilengserkan dari kursi Ketua DPR, Ade Komarudin alias Akom belum mendapatkan jabatan baru. Partai Golkar masih menimbang tugas baru yang cocok untuk Akom. Ketidakjelasan ini membuat partai-partai lain bersiaga memantau kondisi Akom di Golkar, salah satunya Partai Hanura.

Partai Hanura bersedia membuka pintu bagi politisi Golkar Ade Komarudin. Politisi Partai Hanura Gede Pasek Suardika mengatakan, partainya masih memiliki banyak ruang bagi Akom untuk berekspresi dan berpolitik.

“Hanura siap menjadi muara dan samudera kebangsaan dari berbagai aliran jaringan dan tokoh untuk bersatu bersama. Masih banyak ruang yang luas untuk berekspresi,” kata Pasek saat dihubungi.

Pasek mengklaim, Hanura akan dengan senang hati menampung Akom jika perjuangan politiknya sudah tidak sesuai dengan dinamika yang ada di Golkar. Sekaligus, apabila Partai Golkar tidak bisa memfasilitasi gagasan dan ide Akom.

“Prinsipnya, Hanura akan senang menerima siapapun yang merasa perjuangan politiknya tidak sesuai dengan hati nuraninya untuk menyalurkan hati nuraninya ke Hanura,” terangnya.

“Misalnya tidak mau menjadi politisi abdi dalem dalam parpol keluarga tertentu, atau mereka yang terhambat perjuangan politiknya karena politik dinasti. Bisa juga karena ide gagasan kebangsaannya buntu karena tidak terfasilitasi dengan baik di tempat lamanya,” sambung Pasek.

Sebelumnya, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, pihaknya berkeyakinan Akom tidak mungkin menyeberang ke partai lain meski telah ‘disakiti’ karena jabatannya diambil Setya Novanto. Bahkan, Idrus tak sungkan memuji Akom sebagai kader terbaik dan militan yang dimiliki Golkar.

“Saya punya keyakinan Akom kader terbaik dan kader terbaik ditawari apapun dari partai lain tidak mungkin. Tidak mungkin akan pindah kalau kader terbaik akan begitu. Kader militan begitu, terkecuali bukan ditetapkan kader terbaik bisa saja pindah,” kata Idrus di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (26/12).

Menurutnya, orientasi berpolitik kader militan seperti Akom adalah berjuang demi cita-cita dan ideologi partai. Keyakinan itu lah yang membuat Golkar percaya Akom tidak akan tergiur dengan jabatan dan tawaran pindah ke partai lain.

“Apalagi ditawari oleh macam-macam tawaran posisi tawaran jabatan apa karena seorang kader militan kader terbaik itu orientasinya berpartai adalah berjuang untuk cita-cita dan ideologi. Dan kalau sudah bertaruh nya ideologi pertaruhan ya cita-cita maka jabatan tidak lagi begitu penting,” klaimnya.

Berikan Komentarmu