Ramlan Butar-Butar dkk Sudah Berniat Merampok Sejak 24 Desember

0
619

Penyidik Polda Metro Jaya telah mengkonfrontir tersangka Erwin Simatupang dengan Alfin Sinaga terkait aksi mereka merampok di rumah mewah di Pulomas Utara, Jakarta Timur. Erwin dan Alfin adalah dua dari empat tersangka yang menyebabkan Ir Dodi Triono, dua putrinya dan tiga orang lainnya tewas setelah disekap bersama di dalam kamar mandi kecil ukuran.

“Kemarin kita melakukan konfrontir antara tersangka Erwin Situmorang dengan Alfin Sinaga berkaitan dengan kegiatan tersebut (perampokan),” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Probowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya.

Keterangan keduanya menceritakan awal mula perampokan disertai pembunuhan sadis itu terjadi. Keduanya mengaku, niat merampok sudah ada sejak tanggal 24 Desember lalu, mereka berkeliling-keliling sekitar Pulomas Utara, namun saat itu belum punya sasaran.

“Yang memunculkan pertama untuk merampok itu adalah Ramlan Butar Butar,” katanya.

20161230142211-1-perampokan-pulo-mas-003-dru
Perampokan Pulomas

Tidak kunjung menemukan rumah yang menjadi sasaran, mereka kembali ke rumah. Kemudian, pada tanggal 26 sekitar pukul 10.00 WIB, mereka kembali berkeliling di lokasi yang sama dan menemukan rumah Dodi yang kemudian dijadikan target sasaran. Kebetulan, mereka sempat melihat ada yang keluar dari rumah Dodi dan tidak menutup pagar dengan rapat.

“Kemudian dia (pelaku) berhenti dan mengecek, kebetulan pas yang dari dalam (sopir) keluar rumah itu. Lalu dicek pintu pagarnya tidak terkunci, kemudian pertama masuk yang ditugaskan tersangka Iyus Pane yang masih DPO sampai sekarang ini,” katanya.

“Kemudian disusul oleh dua orang lagi, si Ramlan dan si Erwin ini, sedangkan Sinaga ada di mobil. Setelah itu, setelah masuk terjadilah kejadian di dalam, kemudian DPO ini naik ke lantai dua, menyampaikan di mana kamar bapak, dia naik ke atas lantai 2. Dan membongkar lemari di sana. Dia ambil barang-barang dan kemudian dia kembali (meninggalkan lokasi) dan setelah selesai turun ke bawah,” bebernya.

20161230142212-2-pemakaman-korban-pembunuhan-pulomas-011-nfi
Pemakanan Korban Pembunuhan Pulomas

Kemudian pelaku menyekap semua penghuni rumah di kamar mandi pembantu ukuran 1,5 m x 1,5 m sejak Senin sore dan baru diketahui pada Selasa pagi.

“Selang sekitar 19 jam ya setelah kita olah TKp berhasil menangkap dua orang di daerah Bekasi, kemudian malamnya kita menangkap satu lagi, jadi tiga tersangka yang sudah kita amankan,” pungkasnya.

Berikan Komentarmu