Kampanye Di Semper Barat, Ahok Ditolak Anak-Anak Berusia Belasan Tahun

0
358

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama mendapatkan aksi penolakan dari sejumlah orang saat melakukan kampanye di Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. Massa penolak mantan bupati Belitung Timur ini didominasi oleh anak-anak berusia belasan tahun.

Penolakan dilakukan sebanyak dua kali oleh mereka. Pertama kali saat Basuki atau akrab disapa Ahok tengah menyusuri gang sempit untuk menengok keluhan warga soal banjir. Namun sayangnya aksi tersebut tidak ditanggapi.

Ahok ternyata tidak jadi melalui gang yang telah diadang oleh massa penolaknya. Mereka meneriakan kata penolakan kepada mantan politisi Gerindra itu.

“Tolak, tolak, tolak si Ahok. Tolak si Ahok sekarang juga. Tolak kedatangan penista agama,” teriak mereka di Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara.

Kemudian, mereka berlari mencegat Ahok di ruang yang lebih luas. Mereka kembali meneriakan penolakan kepada terdakwa kasus dugaan penistaan agama itu. Namun, lebih banyak warga yang mendukung gubernur DKI Jakarta non-aktif itu.

Salah satu aksi penolak Ahok, Suhadi mengatakan, penolakan terjadi karena mereka hanya berpegang teguh kepada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sebab berdasarkan fatwa, pernyataan di Kepulauan Seribu pada 27 September 2017 lalu itu adalah penistaan agama.

“Karena kita ikuti fatwa MUI, kita juga menolak penista agama datang ke sini,” tegasnya.

Dia tidak ingin berandai-andai bilamana ternyata Ahok dinyatakan tidak bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Karena yang terpenting baginya hari ini adalah memperjuangkan fatwa MUI.

“Allahuallam, kita tidak tahu akan ada apa yang terjadi,” tutupnya.

Berikan Komentarmu