Polisi Diminta Serius Untuk Dalami Uang Suami Sylviana Di Kasus Makar

0
294

Pasangan nomor urut satu Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni di Pilgub DKI 2017 dikaitkan dengan aksi makar yang tengah diusut Polda Metro Jaya. Keterkaitan ini karena suami Sylviana, Gde Sardjana diperiksa polisi diduga memberikan sejumlah uang kepada Jamran, salah satu tersangka makar pada aksi demo 2 Desember.

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Sebastian Salang meminta kasus ini diusut dengan serius. Menurut dia, kasus makar ini telah menimbulkan gejolak di publik, terlebih dikaitkan dengan isu agama.

“Aparat harus lebih serius mengusut kasus ini. Sebab mendanai kegiatan yang dapat menebar kebencian dan dapat menimbulkan konflik dan perpecahan sosial. Apalagi jika berita atau informasi yang disebarkan adalah hoax atau berita bohong,” kata Salang.

Salang mengatakan, kegiatan menyebarkan informasi bohong, menimbulkan efek yang sangat berbahaya, dan ujungnya bisa menimbulkan keretakan hidup berbangsa dan instabilitas politik.

“Karena itu aparat harus lebih serius menangani kasus ini, dan menuntut pertanggungjawaban pihak-pihak yang diduga terkait. Hal ini penting agar menimbulkan efek jerah dan perbuatan yang sama tidak diulang oleh masyarakat yang lain,” kata Salang.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yuwonodi mengatakan, Jamran mengaku mendapatkan duit dari suami Sylviana hingga puluhan juta rupiah untuk aksi makar. Argo juga menyebut, Jamran merupakan anggota timses dari Agus-Sylvi.

“Ini ada Rp 20 juta, kedua Rp 5 juta, dan ketiga Rp 10 juta. Ini keperluan untuk tim sukses pasangan satu ya, dia anggota timses,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwonodi di kantornya, Sabtu (31/12) lalu.

Sementara itu, Ketua Timses Agus-Sylvi, Nachrowi Ramli menegaskan, Jamran bukan timses kubunya. Dia mengatakan, Jamran hanya seorang relawan. Untuk itu, dia pun akan menyerahkan daftar anggota timsesnya yang diserahkan ke KPUD DKI untuk mengklarifikasi ucapan Polda Metro tersebut.

Berikan Komentarmu