Menyaring Berita Hoax, Polri Bakal Bentuk Badan Cyber

0
263

Polri berencana membuat Badan Cyber untuk mengatasi kasus cyber crime dan menyaring berita bohong atau hoax yang saat ini meresahkan masyarakat. Nantinya Badan Cyber akan digabung dengan lembaga pemerintah yang sudah ada saat ini, yaitu Lembaga Sandi Negara.

“Setahu saya Badan Cyber itu nanti. Setahu saya ya, itu akan digabung dengan Lembaga Sandi. Namanya Badan Cyber dan Sandi Negara, di antaranya nanti itu menangani masalah dunia cyber,” terang Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Masih menurut Tito, latar belakang dibentuknya Badan Cyber juga untuk mengingat Indonesia merupakan salah satu negara yang banyak terkena dampak kasus kejahatan dunia maya.

“Karena cyber kita ini salah satu target dunia maya ini target kriminalnya paling banyak. Salah satu negara yang paling banyak terkena dampak kasus cyber crime itu indonesia,” kata dia.

Selain itu, lanjutnya, sepengetahuan Jenderal Polisi Bintang Empat, 50 persen penduduk Tanah Air memiliki gadget. Sehingga diperlukan lembaga yang khusus menangani pengawasan terhadap akses ke dunia maya.

“Pengguna internet Indonesia itu cukup tinggi sangat tinggi. Saya dengar datanya 50 persen miliki gadget perlu pengawasan dan regulasi lain. Badan cyber ini kita harapkan bisa mengatur itu,” ujarnya.

Ia menambahkan, lembaga Cyber ini juga tidak akan tumpang tindih dengan Badan Cyber Gakkum yang saat ini sudah ada di tubuh Polri. “Kalau di kita kan khusus penegakan hukum. Badan cyber ini mengatur regulasi dan lain-lain,” tutup Tito.

Berikan Komentarmu