Polri Ingatkan UU ITE Bagi Pengunggah Dan Penyebar Berita Hoax

0
271

Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali mengingatkan agar khalayak berhati-hati dalam penyebaran berita yang masih diragukan kebenarannya alias hoax. Hal itu sudah secara tegas diatur dalam UU ITE.

“Menyebarkan berita bohong itu ada UU ITE. Baik mengupload termasuk men-share berita bohong sebetulnya bisa dikenakan pidana,” ujar Tito kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Tito mengingatkan jika sudah masuk ranah hukum, maka penyebaran berita bohong menjadi kasus pidana berat.

“Saya sampaikan tolong jangan sampai mengupload berita yang belum tentu akurat. Karena kalau seandainya itu berbohong apalagi menimbulkan dampak yang merugikan orang lain dapat dilaporkan dan ini menjadi kasus pidana berat termasuk menshare info yang belum tentu benar itu dapat dikenakan pidana, tolong hati-hati,” beber Tito.

Ditanya soal pelaku penyebar berita bohong atau hoax yang menggunakan mesin atau robot, Tito menuturkan, bahwa pihak yang bertindak sebagai pengatur penyebar kabar hoax itu akan dikenakan hukum pidana.

“Kalau robot berarti yang menyetingnya yang kita kenakan pidana,” tutup mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Berikan Komentarmu