Mantan Presiden Iran Hashemi Rafsanjani Wafat Karena Penyakit Jantung

0
258

Mantan Presiden Iran Akbar Hashemi Rafsanjani meninggal dunia. Politikus yang dikenal keras namun sangat moderat ini meninggal Minggu (8/1) kemarin, setelah terserang penyakit jantung.

Rafsanjani meninggal di usia 82 tahun. Dia merupakan figur utama terbentuknya Republik Islam Iran pada 1979, dan sempat menjabat sebagai presiden sejak 1989 sampai 1997.

Dia sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Shohodaa di bagian utara Teheran.

“Ayatollah Akbar Hashemi Rafsanjani dilarikan ke rumah sakit setelah terkena serangan jantung. Setelah menjalani perawatan media ia dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Reza Soleimani, juru bicara Dewan Kebijaksanaan, badan arbitrasi politik utama Iran di mana Rafsanjani duduk sebagai ketuanya.

Kepergian Rafsanjani ini merupakan kehilangan besar bagi kelompok reformis dan moderat, di mana dia merupakan penengah bagi kedua kubu. Seluruh stasiun televisi nasional pun menyematkan pita hitam di bagian kanan sebagai tanda berkabung.

Sementara itu, ribuan orang dilaporkan terus berdatangan ke rumah sakit tersebut, tanpa mengindahkan peringatan polisi memblokade Jalan Utama Valiasr di Teheran. Melihat kondisi tersebut, jasad Rafsanjani dipindahkan ke RS Jamaran.

Rafsanjani dilahirkan 25 Agustus 1934 di Desa Nough di selatran Iran. Keluarganya dikenal sebagai keluarga berada.

Beranjak dewasa, dia belajar mengenai teologi di Kota Suci Hom sebelum memutuskan terjun ke dunia politik pada 1963, tidak lama setelah polisi Shah Iran membekuk pendiri Republik Islam Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Di bawah pemerintahan Khomeini, Rafsanjani merupakan juru bicara parlemen selama dua periode hingga pemimpin besar itu meninggal dunia pada 1989. Dia berhasil menduduki kursi kepresidenan tak lama setelah perang Iran-Irak berakhir.

Berikan Komentarmu