Setnov Ingin Kasus Bendera Bintang Kejora Di KJRI Melbourne Diusut

0
343

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) mendesak pemerintah Indonesia agar meminta Australia melakukan investigasi terkait aksi pengibaran bendera Bintang Kejora khas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Melbourne, Australia.

“Indonesia meminta Australia segera melakukan investigasi untuk memproses hukum pelaku penerobosan dan pengibaran bendera organisasi papua merdeka di konsulat Indonesia di Melbourne,” kata Setnov di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta.

Setnov menilai, aksi yang diduga dilakukan oleh pendukung Papua merdeka itu adalah tindakan kriminal dan tidak dapat ditolerir. Aksi tersebut melanggar amanat konfrensi Wina soal perjanjian diplomatik antara Indonesia dan Australia.

“Tindakan ini saya rasa tindakan kriminal yang tidak dapat ditolerir karena hal ini melanggar hukum, melanggar konfensi WINA tahun 1961-1963 karena ini merupakan perjanjian diplomatik dimana pihak Australia harus betul-betul mengakui bahwa masalah hubungan diplomatik ini harus dijaga termasuk aset-aset negara,” tegasnya.

Sebelumnya, kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Melbourne, Australia diterobos masuk oleh pria tak dikenal. Lelaki itu memanjat tembok dan naik ke atap lalu memajang bendera Bintang Kejora khas Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Aksi tersebut terekam dalam video berdurasi 2 menit 36 detik, yang diunggah akun Izzy Brown, Jumat (6/1). Dalam akun Facebook pribadinya, Izzy memang kerap mengunggah status berisi dukungan terhadap OPM.

Berikan Komentarmu