Sindiran Ahok Kepada Agus-Sylvi: Kalau Mau Menang Dengan Elegan

0
360

Debat pertama cagub-cawagub DKI Jakarta masih berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Cagub DKI Jakarta nomor urut satu, Agus Yudhoyono, memberikan pertanyaan pada pasangan nomor urut dua Ahok- Djarot.

Agus lebih dulu menggambarkan kondisi rakyat Jakarta yang digusur seperti dalam film dokumenter Jakarta Unfair. Dia lantas bertanya bagaimana perasaan Ahok dan Djarot sebagai pemimpin melihat warga hidup makin sulit dan kehilangan segalanya.

“Jakarta ini untuk siapa dan warga mana yang ingin dibahagiakan?” tanya Agus.

Pertanyaan Agus langsung dijawab Ahok. Menurut Ahok, pemandangan warga demikian mungkin hanya di beberapa lokasi.

“Karena kami tidak gusur daerah selain di aliran sungai, tiga lokasi banjir seperti di Semper dulu tiga minggu banjir sekarang hanya beberapa jam. Kami tidak lakukan fisik untuk singkirkan orang,” jelas Ahok.

Dia mengklaim, justru banyak juga warga yang bersyukur dengan penertiban yang dia lakukan. “Dulu kalau dengar ambulans, pikiran mereka siapa yang meninggal. Jadi seolah-olah kami gusur warga jakarta, tapi yang digusur penyewa yang datang ke Jakarta, jika KTP DKI kami kasih rusun,” sambungnya.

Bila rusun belum tersedia, lanjut Ahok, maka pihaknya memutuskan tidak menertibkan hunian itu. Itu pula yang menjadi sebab di beberapa titik masih ada 400 titik banjir, karena rusun untuk relokasi belum tersedia.

“Itu yang kami katakan manusiawi,” tegasnya.

Jawab Ahok langsung disambut pasangan nomor urut satu Sylviana Mursi. Dia mencontohkan kasus Bukti Duri.

“Kenapa Bukit Duri bisa menang, apa karena itu semu, tidak bermakna, saya kira itu harus dievakuasi, menabrak hukum tidak?” sindir Sylviana.

Sindiran Sylvi langsung dibalas Ahok. Dia menyinggung ucapan Sylviana saat blusukan ke warga bantaran Kali Krukut.

“Waktu Bu Sylvi ke Krukut bilang enggak akan gusur, sekarang cagub mau bikin rumah apung, ini gimana caranya, sungai 5 meter jadi 30 meter lagi kalau enggak menggusur,” balas Ahok.

“Tapi namanya calon gubernur. Rakyat jangan dibodohi, kalau menang dengan elegan,” pungkasnya.

Berikan Komentarmu