Anies : Jangan Anggap Warga Miskin Imigran

0
233

Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta Anies Baswedan berkomitmen untuk membuat Jakarta menjadi rumah bagi warganya. Rumah yang dimaksud adalah tempat untuk hidup yang aman dan nyaman bagi masyarakatnya

Selain itu, kata dia, keadilan juga harus ditegakkan di Ibu Kota dengan tegas, salah satunya ialah dengan menolak adanya penggusuran dan reklamasi di sejumlah wilayah.

“Saya ambil contoh di Bukit Duri yang menjadi korban penggusuran sistematis dan massal,” kata Anies dalam Tablig Akbar Politik Islam di Kebayoran, Jakarta Selatan.

Dia menyampaikan, warga miskin di Bukit Duri hingga kini belum bisa tenang tinggal di Jakarta. Padahal mereka sudah puluhan tahun menempati lokasi itu dan terbukti kasus Bukit Duri Pemda kalah kalah di PTUN.

“Jangan anggap warga miskin imigran, mereka harusnya diberikan rasa aman, diberi lapangan pekerjaan, agar kesejahteraan membaik,” paparnya.

Selain itu warga juga perlu diberikan ruang untuk mengekpresikan diri, termasuk membesakan segala jenis kegiatan agama di tempat umum. “Nanti kita akan bebaskan warga untuk menggunakan monas untuk kegiatan keagamaan,” kata inisiator Indonesia Mengajar itu.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini juga menyampaikan pentingnya seorang pemimpin memiliki integritas dengan tidak hanya dinilai dari kejujuran.

“Firaun juga berintregitas karena jujur, jujur dalam mengungkap kekejiannya, jujur dalam memaparkan kuasanya bahkan mengaku Tuhan,” jelasnya.

Menurut Anies, berintregitas juga harus memihak pada nilai-nilai kebenaran, keadilan dan kepentingan orang banyak. Inisiator Indonesia Mengajar itu menekankan contoh dari integritas adalah berani menentang penindasan.

“Siapa yang berani berbicara reklamasi dengan ketegasan, kami akan menolak karena jelas meningkatkan ketimpangan,” tegas Anies.

Keberpihakan kepada kepentingan warga kecil ini juga yang dijadikan dasar Anies untuk mengentaskan kemiskiskina dengan tiga program unggulannya anatara lain pendidikan, apangan kerja, dan pengendalian harga pokok.

Dalam kegiatan ini, Anies juga menerima pesan dari guru SMP-nya, Sudjono Ragil Santoso.

“Jadilah pemimpin yang mengedepankan iman dan ahlak, karena memimpin dengan iman dan akhlak akan menjadikanmu kuat,” pesan Djono.

Berikan Komentarmu