Soal Juru Fitnah & Hoax, PKS Minta Jokowi Temui SBY

0
258

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid memberikan tanggapan terkait kicauan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal juru fitnah di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Hidayat menduga ucapan itu ada kaitannya dengan hubungan SBY dengan Jokowi.

Sikap itu berawal dari agenda silaturahmi Jokowi dengan sejumlah mantan Presiden dan ketua umum partai politik. Namun, masalahnya hingga kini Jokowi belum bertemu dengan SBY.

Padahal, kata Hidayat, saat berkunjung ke kediaman Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang Bogor, Jokowi bisa saja menyempatkan mampir ke rumah SBY. SBY sendiri telah membuka diri jika Jokowi ingin bersilaturahmi.

“Kalau kita lihat hubungan Pak SBY dengan Jokowi cukup dinamis. Termasuk ketika banyak tokoh diundang atau ditemui oleh Pak Jokowi kan Demokrat mengatakan kami siap kalau diundang oleh Pak Jokowi. Bahkan ada yang katakan kalau ke Hambalang kan sesungguhnya melewati Cikeas. Kenapa enggak mampir Cikeas,” kata Hidayat di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

“Artinya dari pihak Pak SBY kan membuka diri, tinggal Pak Jokowi saja. Kata beliau kan kapan-kapan tapi kan tidak jelas kapan akan diadakan pertemuan,” sambungnya.

Hidayat menilai cuitan SBY itu adalah bentuk kekhawatirannya atas membanjirnya berita hoax di ruang publik. Pemerintah pun diminta untuk segera mengambil tindakan agar keresahan SBY tidak meluas.

“Jadi menurut saya agar kemudian kekhawatiran publik tidak semakin meluas, dari pihak SBY sudah membuka semacam itu,” tegasnya.

Wakil Ketua MPR ini menyarankan agar Jokowi segera mengatur jadwal pertemuan dengan SBY. Pertemuan ini akan menjadi pelajaran yang baik bagi semua pihak. Mereka bisa membangun komitmen bersama untuk memberantas berita hoax.

“Menurut saya ya tinggal Pak Jokowi dan pihaknya sebagaimana mengundang banyak pihak untuk ketemu dan makan siang. Ketemu saja lah antar presiden keenam dan ketujuh saya rasa itu pelajaran kenegarawan yang luar biasa,” tutup Hidayat.

Berikan Komentarmu