Protes Keras Ahok Saat Rizieq Syihab Dijadikan Ahli Agama Dalam Kasusnya

0
294

Terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok protes keras dan menyampaikan keberatan dengan keputusan Majelis Ulama Indonesia menunjuk pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab sebagai ahli agama dalam pembahasan ucapan Ahok yang menyinggung Surat Al-Maidah 51. Ahok beralasan, selama ini Rizieq selalu menyudutkannya.

“Jelas-jelas saudara Rizieq Syihab telah mendemo saya habis-habisan ketika saya mau dipastikan menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Pak Jokowi pada 2014,” kata Ahok menanggapi kesaksian Ketua MUI Maruf Amin dalam sidang di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta.

Ahok mengatakan, sejak lama Rizieq tidak menerimanya menjadi Gubernur DKI Jakarta. “Saya juga keberatan saksi mengatakan semua terserah kepada putusan hukum sementara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) salah satunya dipimpin Rizieq Syihab,” kata Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengatakan, GNPF-MUI selalu menuntut Ahok dipenjara setiap kali demo.

“Beberapa kali sidang saya dengar dengan jelas meminta memenjarakan saya. Selama sidang di Gajah Mada saya dengar jelas, “penjarakan saya, bunuh saya, salibkan saya”. Itu jelas berarti saudara membiarkan saudara Rizieq menggunakan MUI untuk melakukan itu,” ucap Ahok.

Tidak hanya itu, Ahok juga keberatan dengan sejumlah keterangan yang disampaikan Maruf Amin di depan majelis hakim. “Saya keberatan saksi menuduh saya menghina ulama. Saya keberatan (warga, red) di Pulau Seribu takut protes, padahal saat itu mereka ketawa-tawa.”

Sebelumnya, dalam persidangan, Ketua Umum MUI Maruf Amin menyatakan MUI menunjuk Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sebagai ahli agama untuk membahas dan meneliti ucapan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyinggung Surat Al-Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu.

“Karena beliau itu tamatan S1 dari Arab Saudi beliau juga doktor sehingga kami anggap menguasai,” katanya.

MUI mengeluarkan surat penunjukan Rizieq sebagai ahli agama terkait ucapan Ahok itu. “Saya tidak menandatangani surat itu, yang menandatangani salah satu pimpinan MUI, surat itu secara organisasi sah,” katanya.

Berikan Komentarmu