Wiranto Tegaskan Tak Ada Yang Halangi SBY Bertemu Presiden Jokowi

0
283

Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menyampaikan keinginannya untuk menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun niat itu belum juga terealisasi. Sebab dia menuding ada pihak yang menghalanginya bertemu Presiden Jokowi.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menegaskan, tidak ada pihak yang melarang Jokowi bertemu SBY. “Sebenarnya enggak ada masalah. Sejauh yang saya tahu bahwa Pak Jokowi sebagai presiden selalu siap menerima siapa saja,” kata Wiranto di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta.

Mantan Ketua Umum Partai Hanura ini menegaskan, Presiden Jokowi juga tidak membatasi diri untuk menerima siapa pun. Hanya saja, setiap tamu presiden harus melalui mekanisme yang berlaku. Misalnya, mengajukan permohonan melalui Sekretaris Kabinet atau Menteri Sekretaris Negara.

“Seandainya Pak SBY ingin ketemu Pak Jokowi, saya kira enggak ada (masalah). Justru penting tentunya, dan ada tata cara. Tata cara itu bukan satu langkah untuk mencegah beliau ketemu dengan presiden,” jelas Wiranto.

Diberitakan sebelumnya, SBY mengatakan Presiden Jokowi sangat berkenan melakukan pertemuan dengan dirinya. Namun, dia mendapatkan informasi ada pihak di sekeliling Presiden Jokowi yang melarang Jokowi bertemu dengan dirinya.

“Saya diberitahu konon katanya, ada tiga sumber yang memberi tahu saya, beliau ingin sebenarnya bertemu dengan saya. Cuma, dilarang oleh dua hingga tiga orang di sekeliling beliau. Dalam hati saya, ‘hebat juga ini yang bisa melarang Presiden kita bertemu sahabatnya yang juga mantan presiden’,” kata SBY dalam jumpa pers di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (1/2).

SBY menjelaskan pertemuan dengan Jokowi untuk mengklarifikasi dirinya yang merasa dipojokan dengan isu-isu tak sedap, mulai dari mendanai aksi damai 4 November lalu, aksi makar dan rencana mengebom istana. Dia pun disebut-sebut menunggangi aksi untuk kepentingan politik anaknya yang tengah bertarung di pemilihan gubernur DKI.

“Kalau difitnah seperti itu saya sebagai manusia biasa harus sampaikan perasaan saya. Semua itu tidak benar,” ujarnya.

Berikan Komentarmu