Polda Metro Jaya Kesulitan Temukan Data Lama SMS Misterius Antasari

0
222

Polda Metro Jaya tengah mengusut laporan SMS misterius ke PT Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, yang diduga dikirim oleh mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar. Dalam pengusutan ini, kepolisian mengalami kesulitan memperoleh kembali data-data lama.

“Sampai saat ini, kita kesulitan untuk mendapatkan data yang lalu,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Martinus Sitompul di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Martinus menjelaskan, peristiwa yang dipersoalkan dalam SMS misterius terjadi beberapa tahun silam. Lamanya peristiwa itu bisa mengakibatkan kehilangan bukti-bukti.

“Kalau dalam sebuah penyimpanan informasi di provider itu memiliki kapasitas. Katakanlah tempat penyimpanan yang tidak cukup banyak, yang kemudian kesulitan untuk membukanya dan tidak seperti kita ingin,” terangnya.

Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar pada Selasa (31/1), mengatakan dalam penyelidikan, penyidik akan membuka kembali SMS dan rekaman pembicaraan Nasrudin Zulkarnain, Antasari Azhar-Sigit Haryo Wibisono.

Rekaman itu pernah diputar saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 17 Desember 2009 dengan terdakwa Antasari Azhar atas kasus pembunuhan Nasrudin.

“Jadi dalam hal membuka data record percakapan, termasuk SMS itu, bisa menjadi bagian yang dikerjakan juga,” kata Boy di Auditorium STIK-PTIK Jalan Tirtayasa Raya 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kendati demikian, Boy khawatir ada konten-konten yang terhapus secara otomatis dalam rekaman tersebut karena terlalu lama tak dibuka.

“Karena ada konten-konten yang secara otomatis dalam kurun waktu tertentu dia terputus otomatis (dalam rekaman),” ujarnya.

Berikan Komentarmu