Jusuf Kalla: Tak Perlu Ada Aksi Saat Minggu Tenang Pilkada

0
248

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyarankan agar ormas keagamaan tidak perlu menggelar aksi jalan kaki (long march) dengan rute Masjid Istiqlal-Bundaran HI-Monas pada 11 Februari 2017 mendatang.

“Saya kira tidak perlu,” kata JK di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

JK mengimbau agar masyarakat menahan diri dan tidak terbawa suasana jelang tahap pencoblosan Pilkada Serentak pada 15 Februari. Dia tidak ingin keadaan di Jakarta menjadi gaduh jelang masa tenang Pilgub DKI.

“Masyarakat tahan diri jangan terbawa suasana. Kalau begitu nanti lebih kacau lagi proses hukumnya,” imbuhnya.

Sebelumnya, sejumlah ormas Islam berencana menggelar aksi jalan sehat pada Sabtu 11 Februari 2017. Mereka berencana berkumpul di Masjid Istiqlal kemudian menuju Monas dan berjalan ke HI. Massa kemudian kembali lagi ke Monas untuk membubarkan diri.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan melarang aksi jalan kaki (long march) dengan rute Masjid Istiqlal-Bundaran HI-Monas. Larangan ini menanggapi surat pemberitahuan masuk ke Polda Metro Jaya terkait rencana aksi pada 11 Februari 2017.

“Kami sampaikan bahwa kami Polda Metro Jaya melarang kegiatan long march tersebut,” tegas Iriawan di Lapangan Futsal bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (7/2).

Menurut Iriawan, larangan ini merujuk pada Undang-undang (UU) nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Memberikan Pendapat di Depan Umum. Dalam aturan tersebut menegaskan, penyampaian pendapat tidak boleh mengganggu ketertiban umum.

Berikan Komentarmu