Ahok Soal Putaran Kedua: Fokus Kerja Dan Strategi Ada Di Parpol

0
234

Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei menempatkan pasangan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat unggul atas dua lawannya yakni pasangan cagub-cawagub nomor urut tiga, Anies Baswedan – Sandiaga Uno serta pasangan nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. Namun, dari hasil hitung cepat tersebut tidak ada satupun pasangan cagub dan cawagub yang berhasil mengantongi suara di atas 50 persen. Kemungkinan, Pilgub DKI akan digelar dua putaran.

Cagub DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memprediksi Pilgub DKI bakal memasuki putaran kedua. Namun Ahok tidak memikirkan strategi yang akan dilakukan untuk memenangkan pertarungan di putaran kedua Pilgub DKI.

“Kayaknya enggak ada pasangan yang berhasil raih 50 persen plus. Saya orang kerja enggak pikir strategi, kalau strategi urusan partai politik dan tim pemenangan. Saya maunya kerja saja,” ujar Ahok di markas DPP Golkar.

Ahok mengatakan, perjuangan belum selesai. Keunggulan sementara pasangan nomor urut dua, menurut hitung cepat, menunjukkan masih tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja petahana. Tidak hanya itu, keunggulan suara versi hitung cepat ini juga berkat kerja keras pendukung, relawan, dan mesin partai. Terlebih elektabilitas Ahok-Djarot sempat jatuh.

“Kalau lihat hasil tadi putaran pertama pun kami unggul, artinya kepercayaan masyarakat kepada kami mampu mengapresiasi keadilan sosial ini benar. Apa yang kami kerjakan ini benar, tidak gampang kan turun jauh kemudian naik. Ini pasti kerja keras dari partai politik, ada Golkar, PDI Perjuangan, Nasdem, Hanura, PPP Pak Djan Faridz ini bekerja degan baik juga relawan dan para pendukung.”

Ahok menyebut, ketua umum Partai Golkar Setya Novanto memiliki keyakinan pasangan petahana bakal unggul di putaran kedua dan kembali menjadi pemimpin di DKI Jakarta. Ahok secara khusus mengapresiasi kerja keras Partai Golkar. Termasuk menggelar perhitungan suara secara riil.

“Golkar selau bilang suara Golkar suara rakyat, ini yang dibuktikan hari ini,” ucapnya.

Berikan Komentarmu