Polri Janji Proses Laporan Antasari Dan SBY Secara Profesional

0
292

Mabes Polri sudah menerima laporan Ketua Umum partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono terhadap mantan ketua KPK, Antasari Azhar. Polri berjanji menindaklanjuti laporan itu secara profesional.

“Ini laporan dari pihak (partai) Demokrat kan berarti mewakili Pak SBY, nah itu juga kan laporan tersendiri kan? Itu juga bagian yang harus kita periksa secara proporsional, profesional dan objektif,” ungkap Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar, kepada awak media di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Ia menambahkan, saat ini jajarannya tengah menyelidiki kedua laporan tersebut. “Sedang kita selidiki, terutama aspek kajian hukumnya, lihat pasal-pasal (dan) fakta-fakta yang terkait. Prinsip kita tentu harus proporsional, profesional dan objektif untuk melihat secara jernih,” imbuhnya.

Hal serupa, kata Boy, juga akan dilakukan terhadap laporan yang dilayangkan Antasari. Antasari melaporkan kasus persangkaan palsu yang dituduhkan pada dirinya dalam kasus pembunuhan terhadap Nasrudin Zulkarnaen.

“Laporan yang terkait dari pihak yang mewakili Pak SBY kita pelajari secara profesional, proporsional dan objektif. Demikian juga (laporan) yang disampaikan oleh pak Antasari sendiri,” tandasnya.

“Jadi saling berkait ini antara yang dilaporkan tim lawyer Pak SBY dengan apa yang dilaporkan Pak Antasari kan itu ada irisan ya. Karena itulah perkara yang bersama, tapi dalam perspektif yang berbeda masing-masing,” sambung Boy.

Sebelumnya diberitakan, Partai Demokrat resmi melaporkan mantan ketua KPK Antasari Azhar ke Bareskrim Polri. Pelaporan tersebut dilakukan karena Antasari dinilai telah melakukan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang disebut-sebut telah melakukan kriminalisasi terhadapnya.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Didi Irawadi menyatakan kedatangannya ke Bareskrim kali ini adalah untuk menyerahkan barang bukti yang telah mereka kumpulkan.

Didi bersama rekannya tiba di Bareskrim sekitar pukul 09.30 WIB, dan keluar pukul 11.37 WIB.

“Sudah berbagai barang bukti ya, berbagai apa namanya itu fotokopi-fotokopi statement dia yang sudah jadi viral di berbagai media massa, dan juga kami siapkan rekaman-rekaman pernyataan saudara Antasari,” kata Didi di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat.

Didi merasa yakin apa yang dilakukan oleh Antasari Azhar mengandung unsur pidana dan harus segera diproses.

“Memastikan bahwa dugaan unsur pidana itu ada, sehingga laporan kami berlanjut. Mungkin itu aja bisa kami sampaikan, selanjutnya kita menunggu proses lebih jauh dan kami berharap Kepolisian segera menindaklanjuti dan memproses saudara Antasari Azhar,” tekannya.

Berikan Komentarmu