Ahok Puas Partisipasi Warga Jakarta Ikut Pilkada 2017 Tinggi

0
271

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok puas melihat tingginya angka partisipasi pemilih dalam Pilkada 2017.

“Bagus, itu artinya kan partisipasinya luar biasa, itu artinya dukungan nyata, sampai kekurangan surat suara,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta.

Ahok juga mengapresiasi pemilih yang sadar dan mengerti arti penting dari pilkada.

Berdasarkan data Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DKI Jakarta, tingkat partisipasi warga DKI Jakarta dalam pilkada ini mencapai 78,1 persen. Dari sekitar 3.778.548 daftar pemilih, sebanyak 2.901.094 menggunakan hak pilihnya.

Persentase itu terbilang besar, kalau dibandingkan persentase partisipasi warga pada Pilkada Jakarta 2012, yang hanya 68 persen.

Meskipun persentase partisipasi warga besar, Ahok menyayangkan sejumlah kendala teknis yang mengakibatkan masih ada masyarakat tak bisa ikut serta memberikan hak suara.

Ahok tetap yakin KPU setempat bisa mengatasi kendala itu sebelum digelar putaran kedua pilkada, 19 April 2017.

“Saya kita kendala ini tak hanya terjadi kali ini dan di Jakarta. Pengalaman saya saat pilkada di Belitung Timur, tahun 2007, juga sama. Tapi saya yakin, kendala seperti itu segera terselesaikan,” kata Ahok.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil rakapitulasi sementara KPU, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, masih memimpin perolehan suara dengan 43,29 persen.

Sementara pada posisi kedua diisi pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dengan 39,96 persen suara. Sedangkan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, hanya meraih 16,75 persen.

Berikan Komentarmu