Antasari Tantang Polri Periksa ‘Petingginya Dulu’

0
282

Antasari hingga kini masih menunggu langkah kepolisian mengusut pelaporannya soal SMS gelap. SMS gelap tersebut yang digunakan dalam persidangan untuk menjebloskan Antasari.

“Tergantung keberanian penyidik. Apakah penyidik berani mintai keterangan petingginya dulu?” ungkap Antasari saat dihubungi.

Kini, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengaku hanya bisa berpikir positif soal pengusutan kasus tersebut.

“Saya positive thinking aja,” singkatnya.

Sebelumnya, Kepolisian mengaku masih terus mempelajari dan mengumpulkan fakta-fakta kasus dugaan SMS gelap terhadap Antasari Azhar. Sebab, laporan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu dinilai berdiri sendiri atau sudah berkekuatan hukum tetap.

“Penyidik masih mengumpulkan fakta-fakta berkaitan dengan laporan tersebut. Itu kan berkaitan dengan kasus yang sudah disidangkan. Istilahnya sudah putusan menetap, sudah inkracht. Bahkan sudah ada PK (peninjauan kembali) lagi ya. Ini yang nanti akan dipelajari dulu dari aspek hukumnya oleh penyidik,” jelas Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar saat dikonfirmasi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (16/2).

“Apakah (kasus) ini berdiri sendiri atau ini suatu hal yang berkaitan dengan perkara yang memang secara realita sudah sampai tahap inkracht dan bahkan berkaitan dengan masalah itu beliau sudah mengajukan grasi kepada bapak Presiden, bahkan grasinya sudah dipenuhi,” sambungnya.

Boy menambahkan, polisi juga perlu melakukan penyelidikan secara cermat dalam menangani kasus Antasari. “Jika ada hal-hal yang berkaitan dengan kasus itu, ini perlu penelusuran yang sangat cermat yang dilakukan oleh penyidik,” kata dia.

Berikan Komentarmu