PDIP Sebut Nasdem, Golkar Dan Hanura Tak Maksimalkan Menangkan Ahok

0
217

Politikus PDIP Trimedya Panjaitan menilai partai pengusung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok)- Djarot Syaiful Hidayat tidak bekerja maksimal untuk memenangkan Pilgub DKI. Menurutnya, strategi Partai NasDem, Partai Hanura dan Partai Golkar untuk memenangkan Ahok-Djarot belum maksimal.

“Kami melihatnya seperti itu, kalau kita berpegangan pada Pileg kita lihat 49 persen PDIP, Golkar dan NasDem. Mungkin strateginya, kalau PDI Perjuangan kan jelas kerja-kerja ke bawahnya,” kata Trimedya usai menghadiri diskusi bertajuk ‘Spesial Pilkada’ di Jakart, Sabtu (18/2).

Trimedya mengatakan PDIP sangat berharap besar partai-partai pengusung Ahok-Djarot bisa bekerja lebih maksimal memenangkan putaran dua Pilgub nanti. Dia optimis, bila partai-partai berusaha keras Ahok-Djarot bakal memperoleh suara terbanyak di putaran dua nanti.

“Kita harapkan Kepada Golkar ini, walaupun di akhir-akhir dia akhirnya kencang. Nah partai lain juga kita harapkan sama upayanya, kerja kerasnya. Kalau itu terjadi kita optimis menang di putaran kedua,” ujarnya.

Kendati begitu, Trimedya masih enggan menyebut salah satu partai yang mulai kendur memberi dukungan untuk Ahok-Djarot. Dia berdalih, kinerja dan metode strategi para partai pengusung lah yang belum terlihat maksimal.

Dikatakan Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu, strategi para partai pendukung belum ada yang bersentuhan langsung dengan warga DKI. Padahal, cara seperti itulah yang dianggap Trimedya mampu menarik simpatik rakyat khususnya warga DKI.

“Kalau kami ada yang di tim kampanye Prasetio yang pegang, di internal partai Pak Bambang Wiryanto yang pegang, nah harus seperti itu. Nah kami lihat dua sampai tiga partai tidak melakukan hal tersebut,” pungkas Trimedya.

Berikan Komentarmu