Polri : Peserta Aksi 212 Langgar Aturan, Korlap Harus Tanggung Jawab

0
294

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berpesan kepada peserta aksi unjuk rasa 21 Februari atau 212 agar mengikuti aturan hukum yang berlaku. Polisi juga mengingatkan koordinator lapangan (korlap) tak mengikutsertakan peserta yang tidak siap ikut aksi damai.

“Kepada para korlap harus benar-benar dapat menyakinkan bahwa masyarakat yang diajak adalah yang siap untuk melakukan aksi damai. Apabila tidak siap, imbauan kami jangan diajak. Ini sangat penting. Jadi nanti para korlap jika terjadi apa-apa akan diminta pertanggungjawaban atas aksi para peserta yang mengarah pada pelanggaran hukum,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar saat berada di komplek Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Boy meminta peserta demo yang diperkirakan 10.000 orang ini bisa menyalurkan aspirasinya dengan cara tertib, bukan dengan memaksakan kehendak. Peserta aksi juga harus patuh aturan, tidak melampaui batas waktu pukul 18.00 WIB.

“Oleh karenanya, segala aspirasi diharapkan tidak dengan cara-cara memaksakan kehendak. Karena kita negara yang berdasarkan hukum,” tandasnya.

DIsinggung kesiapan kepolisian dalam pengamanan aksi 212, Boy enggan menjawab secara detil teknis maupun jumlah personel yang disiagakan. “Personel kita cukup lah. Kita punya personel yang cukup banyak,” singkatnya.

Terkait pengalihan arus lalu lintas, mantan Kapolda Banten ini menyatakan hal itu akan dilakukan secara situasional jika diperlukan.

“Kita fokus di depan gedung DPR/MPR. Tapi yang jelas, masyarakat silakan melakukan aktivitas seperti biasa. Petugas akan melihat jika perlu ada (pengalihan arus lalu lintas) akan dilaksanakan. Kita akan lihat situasi di lapangan, andaikan perlu pengalihan sudah dipersiapkan,” ucapnya.

Berikan Komentarmu