Fadli Zon: Peristiwa Satu Mobil Bisa Diartikan Jokowi Lindungi Ahok

0
279

Sikap Presiden Joko Widodo yang mempersilakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama satu mobil dengannya saat meninjau proyek pembangunan simpang susun Semanggi dan stasiun bawah tanah mass rapid transit (MRT) pada Rabu (23/2) lalu menuai kritik keras, salah satunya dari Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Fadli mengaku heran dengan sikap Jokowi. Menurutnya, kejadian itu dapat menimbulkan kesan buruk bahwa Jokowi telah melindungi Ahok yang telah berstatus terdakwa dalam kasus penistaan agama.

“Ini dalam politik, peristiwa bersama dalam satu mobil bisa diartikan bahwa selama ini presiden melindungi Ahok,” kata Fadli.

Sikap Jokowi itu, kata Fadli, bertentangan dengan program revolusi mental yang digagasnya. Fadli menyarankan program revolusi mental dihapus jika Jokowi terindikasi melindungi Ahok.

“Apa yang dilakukan Jokowi bertentangan dengan revolusi mental. Mental apa yang mau dibangun pemerintahan ini kalau seorang terdakwa saja itu dilindungi. Bubarkan saja revolusi mental. Sebaiknya bubarkan saja revolusi mental itu, enggak ada gunanya,” katanya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menambahkan seharusnya Jokowi melindungi Ahok dari jeratan perkara hukum hanya karena mendukung atau memiliki hubungan pertemanan.

“Seharusnya presiden bisa mengirimkan pesan yang jelas kepada masyarakat apa maunya dan juga harus bisa berlaku adil dalam hukum. Selama ini tidak seperti itu, jangan karena kemudian teman atau mendukung, kemudian hukum tidak bisa diterapkan terhadap orang yang dianggap kawan, malah terkesan melindungi, memback up,” katanya.

Berikan Komentarmu